Kemajuan teknologi internet semakin memacu pertumbuhan industri e-sports atau olah raga elektronik. Beberapa lembaga survei menunjukkan bagaimana industri ini terus meraja baik di tingkat global maupun di Indonesia. Bahkan, dari segi penghasilan, e-sports sudah mengalahkan olah raga fisik seperti NBA dan FIFA. Pada tahun 2018, lembaga survei Newzoo memprediksi industri e-sports tahun 2018 kemarin mencapai angka US$ 905.6 juta atau setara dengan Rp.12,3 triliun, atau tumbuh 38 persen dari 2017. Pertumbuhan tersebut, 77 persennya atau US$694 juta berasal dari dana investasi langsung (sponsor atau iklan) dan tidak langsung (hak siar media dan lisensi konten). Salah satu contoh pendapatan tidak langsung adalah melalui tayangan pertandingan e-sports di Twitch dan YouTube. Newzoo mencatat ada empat turnamen major di tahun 2018 yang mampu menghasilkan akumulasi hingga 190 juta jam viewers. Keempat event game tersebut adalah League
Year: 2020
Qlue Ditinggal Jakarta, Tapi Kini Dipakai Instansi Lain
Qlue sempat menjadi andalan Pemda DKI Jakarta dalam mendukung smart city. Namun, di era Gubernur Anies Baswedan, aplikasi ini mulai ditinggalkan. Uniknya, saat era Ibu Kota berakhir, Qlue dipercaya Pemda lain dan Swasta. Bahkan kini perusahaan besutan Rama Raditya diguyur dana melimpah. Belum lama ini, Qlue mengumumkan bahwa pihaknya telah mendapatkan suntikan dana dari Venture Capital (VC) milik Telkom melalui MDI Ventures, dimana pendanaan ini dipimpin oleh Global Digital Prima (GDP) Venture. Qlue akan memanfaatkan dana ini untuk memperkuat sumber daya manusia supaya lebih banyak ahli di bidang teknologi dan bisnis. Mereka diarahkan untuk mengembangkan produk Artificial Intelligence (AI) dan The Internet of Things (IoT). Harapannya Qlue dapat meningkatkan layanan solusi smart city yang ditawarkan kepada setiap klien. “Misi kami sejak awal adalah untuk
Tampik Negara Lain, Qlue Fokus Wujudkan Indonesia Smart Nation
Penyedia ekosistem smart city Qlue sudah mulai dipakai di luar negeri, tetapi memilih untuk fokus memperbaiki Indonesia. "Sebenarnya kita sudah terpancing untuk mau keluar (negeri), cuman kita ingin ngebenerin di dalam negeri dulu. Karena itu, fokus kita masih di Indonesia," kata Founder dan CEO Qlue, Rama Raditya, dalam satu kesempatan di Jakarta yang dihadiri penulis, 9 Mei 2019. Menurut Rama, Qlue yang lahir tahun 2014 sudah hadir di Malaysia sebagai solusi di salah satu mall, real estate, dan pabrik. Ada juga di Thailand, juga Myanmar. "Kalau di luar negeri itu sudah ada beberapa partner, tetapi itu bukan kantor kita sendiri, tetapi partner yang njualin produknya kita. Dalam waktu dekatlah kita akan ke sana. Namun demikian, fokus kita saat ini adalah ingin membuat Indonesia menjadi lebih baik." Dunia mengenal Qlue merupakan
Di Tengah Debat “Unicorn,” Start Up Qlue Raih Penghargaan
Di tengah hiruk pikuk debat capres yang mengeksploitasi poin "unicorn," salah satu start up besutan anak bangsa Qlue Smart City menyabet penghargaan internasional di The 7th World Government Summit. Inilah bukti nyata dari sebuah kerja keras, tekat kuat mengembangkan inovasi, dan memberi sumbangsih positif bagi banyak orang. "Pencapaian ini merupakan sebuah kebanggaan sekaligus tantangan bagi kami untuk terus berinovasi dengan mengembangkan teknologi Smart City yang dapat membantu masyarakat sesuai dengan misi Qlue," kata Rama Raditya, pendiri sekaligus CEO Qlue beberapa waktu lalu. Di acara bertema "Shaping Future Government" itu, Qlue diganjar Best Mobile Government Service untuk kategori Public Empowerment. Acaranya sendiri diselenggarakan di Dubai, Uni Emirat Arab pada tanggal 10-12 Februari 2019. Hebatnya, Qlue maju ke panggung setelah menyingkirkan 5 nominator lainnya, seperti aplikasi Pakistan Citizen Portal dari negara Pakistan dan NYC 311 dari Amerika Serikat. Panitia penyelenggara sepakat memenangkan Qlue, karena mereka
Review Infinix Hot 2, Smartphone 1 Jutaan Yang Andal
Pasar smartphone di seluruh dunia tumbuh 13% dari tahun ke tahun. Data dari International Data Corporation (IDC) menunjukkan pada kuarter kedua tahun 2015 ada 341.500.000 pengiriman smartphone di seluruh dunia. Dari jumlah tersebut, sistem operasi Android mendominasi pasar dengan pangsa 82,8%. Lini produk Android yang memberikan konstribusi besar adalah larisnya smartphone murah (lower-cost smartphones). Negara tersebar untuk penjualan smarthone murah adalah Tiongkok. “China adalah negara terbesar untuk penjualan smartphone, yang mewakili 30 persen dari total penjualan smartphone pada kuartal kedua tahun 2015,” kata Anshul Gupta, Direktur Riset dari Lembaga Riset Gartner. Namun, Gartner menambahkan, produsen dari Tiongkok sadar supaya produknya terus diterima konsumen perlu dilakukan peningkatan kualitas secara terus menerus. “Ini penting untuk mengembangkan pasar mereka.” Salah satu produsen smartphone Tiongkok yang memperhatikan kualitas namun
Tips Fotografi: Motret Gerhana Matahari Bisa Merusak Sensor Kamera
Berkat pemberitaan masif gerhana matahari di Indonesia, kita asumsikan banyak orang sudah tahu tidak boleh melihat matahari secara langsung. Dari sudut fotografi, kita perlu menggunakan filter, misalnya menggunakan kacamata anti ultra violet. Namun, apakah sudah banyak yang tahu kalau kamera juga perlu filter saat mengabadikan momen langka itu? Sinar ultra violet matahari, termasuk saat gerhana matahari, bisa merusak retina mata kita. Kamera tidak memiliki retina. Bagian kamera yang akan rusak saat tertembus sinar ultra violet adalah sensor. Fotografer profesional Enche Tjin menyarankan untuk memasang filter ND (Neutral Density) pada lensa kamera. Filter ini akan meredam cahaya yang masuk ke dalam lensa sehingga sensor kamera tidak terbakar. Contoh filter ND Filter ND bermacam-macam, ada yang 3 stop (ND8), dan ada yang 10 stop (ND400). Minimum
Smartphone Infinix ZERO 3 Resmi Meluncur di Indonesia
Lama dinanti, smartphone Infinix Mobility akhirnya secara resmi melucurkan Infinix Zero 3 X552. Satu pembeda dari generasi sebelumnya adalah perangkat multimedia yang sangat memanjakan pengguna telepon pintar, khususnya kaum muda, bahkan praktisi fotografer profesional. "Kami masuk ke pasar Indonesia khususnya kalangan anak muda,"kata Andy Yan, Vice President of Infinix Mobility, saat peluncuran Infinix Zero 3 X552 di Jakarta (29/2/2016). Marcia Sun (Country Manager Infinix Indonesia), Andy Yan (Vice President of Infinix Mobility), Sebastian Sieber (Chief Marketing Officer Lazada Indonesia) Selain itu, pada kesempatan yang sama Marcia Sun, Country Manager Infinix Indonesia mengungkapkan bahwa produk terbarunya ini mampu memberikan pengalaman layaknya fotografer professional melalui perangkat telepon pintar dengan harga yang terjangkau. Ia pun menjelaskan Infinix Zero 3 X552 dibekali kamera belakang dengan sensor 20,7 MP






