Indonesia “dikuasai” generasi muda. Banyak di antara mereka juga penggemar game. Jika ada perangkat gamer yang ramah lingkungan, kiranya mereka bisa membawa kultur baru. Logitech G435 bisa jadi jawabannya. “Logitech G435 LIGHTSPEED Wireless Gaming Headset hadir untuk para gamers generasi muda, dengan berbagai fitur yang sangat menarik," ujar Nicole Constance, Cluster Category Manager Logitech G Indonesia. Baca Juga: Akhirnya Hadir Di Indonesia, Ini Spek Dan Harga Pro X Wireless Gaming Headset Logitech G435 merupakan produk yang 22 persen bagian plastiknya merupakan plastik daur ulang. Produk Logitech yang sudah tidak dipakai oleh konsumen diolah kembali oleh perusahaan. Dari penelusuran ONEtech.id., produk ini sudah mendapatkan sertifikat SCS Global Services. Di dalam sertifikat yang ad di website Logitech.com disebutkan bahwa Logitech G435 memenuhi semua kualifikasi yang diperlukan
Month: September 2021
Ada AMD EPYC dalam Proyek Polaris di Laboratorium Nasional Argonne
AMD mengonfirmasi bahwa U.S. Department of Energy’s (DOE) Laboratorium Nasional Argonne (Argonne) telah memilih prosesor AMD EPYC untuk menyokong Polaris, sebuah supercomputer baru. Ini akan memungkinkan para ilmuwan dan pengembang untuk menguji dan mengoptimalkan kode perangkat lunak dan aplikasi untuk menangani berbagai kecerdasan buatan (AI), rekayasa dan proyek ilmiah yang direncanakan untuk superkomputer exascale yang akan datang, Aurora, sebuah kolaborasi bersama antara Argonne dan Hewlett Packard Enterprise (HPE). Polaris akan menggunakan Prosesor EPYC Generasi Kedua dan kemudian ditingkatkan ke Prosesor AMD EPYC Generasi Ketiga. “Prosesor server AMD EPYC terus menjadi pilihan utama untuk penelitian HPC modern, memberikan kinerja dan kemampuan yang dibutuhkan utuk membantu memecahkan masalah kompleks yang akan ditangani oleh komputasi pra-exascale dan exascale,” kata Forrest Norrod, Senior Vice President and

