AMD memberikan jawaban terhadap kebutuhan terhadap daya pemrosesan komputasi tinggi. Kali ini, mereka yang bisa merasakan manfaatnya adalah para pelanggan IMB Cloud berkat kombinasi server IBM Cloud Bare Metal Servers dengan prosesor AMD EPYC 7763. AMD EPYC generasi ketiga itu dirancang untuk pelanggan yang mencari beragam beban kerja termasuk, beban kerja intensif komputasi, lingkungan virtual, database skala besar, dan banyak lagi. Sebagai tambahan, server bare metal ideal untuk menghosting lingkungan game multiplayer online (MMO) secara besar-besaran. Baca Juga: AMD Perkuat Layanan Cloud Melalui Radeon Dan EPYC Jika dipakai oleh perusahaan hosting maka dapat mencapai latensi rendah, pemrosesan dan memori berkinerja tinggi, serta bandwidth besar yang diperlukan untuk platform yang andal dan responsif. “Pelanggan kami memiliki permintaan yang tinggi untuk daya pemrosesan komputasi dan
Month: November 2021
Game Korea Lineage 2M Akan Hadir di 28 Negara, Bagaimana dengan Developer Indonesia?
Lineage 2M, game bergenre MMORPG (Massively Multiplayer Online Role-playing Game), akan mendarat di 29 negara dengan versi mobile pada Desember 2021. Hal tersebut diungkap, NCSOFT Corp pembuat game online Korea Selatan sebagaimana dikutip Yonhap, Rabu, 10 November 2021. Baca Juga: G733 LIGHTSPEED Hadirkan Warna Baru, Kok Harganya Lebih Murah Versi mobile Lineage 2M akan tersedia secara bersamaan. Baik untuk perangkat Android Google maupun iOS Apple. Di antara beberapa negara tersebut, ada Amerika Serikat, Kanada, dan Jerman. Gamers di negara itu sudah bisa ternggelam dalam permainan pada 2 Desember 2021. Indonesia sendiri sudah mendapat game ini di akhir 2019. Kedatangannya disambut sangat antusias karena ada 2 juta pendaftar pada tahap pra-registrasi. Diketahui, game besutan Negeri Ginseng ini memang daya tarik. Khususnya soal grafis ultra-realistis yang membuat mata gamers
Perusahaan Semikonduktor Dunia Kompak Tolak Sebagian Permintaan AS untuk Buku Rahasia Dagang
Samsung Electronics Co. dan SK hynix Inc., perusahaan semikonduktor asal Korea Selatan sepakat untuk memenuhi sebagian dari permintaan AS terkait keharusan membuka rahasia dagang mereka. Juga dengan Tower Semiconductor Israel dan Taiwan Semiconductor Manufacturing Company. AS meminta perusahaan semikonduktor untuk mengungkapkan informasi tentang stok, jaminan simpanan, waktu pengiriman, praktik pembelian, dan tindakan apa pun yang diambil untuk meningkatkan produksi chip. Hal ini dilatabelakangi oleh kelangkaan chip global yang membuat persahaan teknologi AS kalang kabut. Baca Juga: Korsel Buat RUU Industri Semikonduktor Untuk Pertahankan Posisi 1 & 2 Dunia Kementerian Perdagangan AS mengatakan bahwa penyerahaan informasi yang dimaksud sepenuhnya bersifat sukarela. Namun, Menteri Perdagangan Gina Raimondo memperingatkan perusahaan semikonduktor bahwa jika mereka tidak menanggapi permintaan tersebut, "maka kami memiliki alat lain di kotak alat
G733 LIGHTSPEED Hadirkan Warna Baru, Kok Harganya Lebih Murah
Logitech G Indonesia menambah warna baru untuk G733 LIGHTSPEED Wireless Gaming Headset. Setelah hadir dengan hitam dan putih, kini konsumen punya pilihan warna lilac atau ungu. “Kami harapkan dengan adanya warna baru, yaitu lilac atau ungu, dapat memperkaya pilihan bagi para pengguna yang ingin membeli headset G733 ini,” kata Nicole Constance, selaku Cluster Category Manager dari Logitech G Indonesia. Harapan Nicole itu, dari keterangan yang diterima ONEtech.id Jumat 5 November 2021, berdasar pada jumlah headset G733 LIGHTSPEED yang terjual. “Headset G733 LIGHTSPEED menjadi salah satu headset gaming pilihan bagi para gamers saat ini, terbukti sudah lebih dari ribuan unit yang terjual dalam waktu satu tahun sejak perilisannya di Indonesia.” Popularitas G733 LIGHTSPEED memang sudah diprediksi. Tahun lalu, kita ONEtech.id menyambangi KOL untuk menjajak
Gamers Wajib Tahu, KontrolFreek Bawa Generasi Terbaru Thumbstick
Dunia game makin samarak di Tanah Air. Peralatan gaming pun makin beragam. Kini ada KontrolFreek menawarkan generasi terbaru thumbstick. Menurut keterangan yang diterima ONEtech.id, Senin 8 November 2021, thumbstick milik brand Amerika Serikat ini dirancang dengan mekanisme prong terbaru untuk platform konsol next-gen. Baca Juga: Logitech G435, Headset Kekinian Yang Bisa Buat Anak Muda Merubah Dunia Dengan teknologi prong generasi keempat, thumbstick memberikan performa terbaik dalam hal kestabilan dan keamanan bagi gamers. Dilengkapi thumb grips yang mempunyai opsi tiga pilihan ketinggian. Salah satunya adalah opsi thumb grips yang lebih tinggi 13.25mm dari thumb grips bawaan untuk performa lebih akurat serta presisi. Desainnya ergonomis dan mengurangi pergerakan yang tidak diperlukan sehingga tangan menjadi tidak cepat lelah. Gamers dapat merasakan bidikan lebih akurat dan cepat di
AMD Perkuat Layanan Cloud Melalui Radeon dan EPYC
Advanced Micro Devices Inc. atau biasa kita kenal dengan AMD tengah menunjukkan kemampuan mereka dalam mendukung layanan cloud. Terkini, melalui AMD Radeon PRO V620 dan AMD EPYC™ Generasi Ketiga. Berdasarkan rilis yang diterima ONEtech.id, Kamis 4 November 2021, AMD menghadirkan performa tinggi untuk beban kerja cloud melalui GPU AMD Radeon PRO V620. GPU yang dibangun dengan arsitektur AMD RDNA 2 itu bakal membuat pengalaman ngacir saat ngegame dengan kualitas AAA, render 3D, dan aplikasi dalam skala besar di cloud. “AMD Radeon PRO V620 adalah satu lagi bukti keunggulan AMD dalam gaming – dari PC ke konsol dan kini ke cloud,” kata Jeff Connell, Corporate Vice President, Visual and Cloud Gaming, AMD. Menurut Connell, ada 4 fitur utama AMD Radeon PRO V620. Pertama, Solusi
Ditekan Pemerintah Korsel, Google Akhirnya Menyediakan Sistem Pembayaran Alternatif di Toko Aplikasinya
Atas desakan Pemerintah Korea Selatan, akhirnya Google Inc. telah berjanji untuk menyediakan sistem pembayaran alternatif di toko aplikasinya. Dikutip dari The Korea Herald, Kamis 4 November 2021, Pemerintah Korea Selatan telah memberlakukan undang-undang baru yang melarang raksasa teknologi memaksa pengembang aplikasi untuk menggunakan satu-satunya sistem pembayaran di platform mereka. Baca Juga: Perusahaan Teknologi Bersatu Mendukung Kebijakan Imigrasi Joe Biden Peraturan yang mulai berlaku September 2021 itu, membuat Korea Selatan sebagai negara pertama yang memperkenalkan pembatasan seperti itu. Isu ini sudah lama membetot perhatian dunia. Selama ini, Google dan Apple telah mewajibkan pengembang di toko aplikasi mereka untuk menggunakan sistem pembayaran milik mereka. Masalahnya, biaya yang dibebankan mencapai 30 persen saat pengguna membeli barang digital di dalam aplikasi. Pengembang di seluruh dunia telah mempertanyakan sistem pembayaran
Taksi Otonom Makin Nyata Setelah 42dot Terima Rp1,2 Triliun Pendaaan Seri A
Startup aTaaS (transportasi otonom sebagai layanan) Korea Selatan bernama “42dot” berhasil mengumpulkan 104 miliar won atau sekitar Rp1,2 triliun dalam bentuk pendanaan seri A. Pendanaan seri A merupakan tahap pendanaan lanjutan dari startup setelah seed funding. Perusahaan bias masuk ke tahap ini setelah startup memiliki kinerja yang baik dan siap mengoptimalkan penawaran produk. Dikutip dari The Korea Herald, Selasa 2 November 2021, dana tersebut semakin meningkatkan total investasi yang telah diamankan perusahaan. Total dana yang ada mencapai 153 miliar won atau sekitar Rp1,8 triliun. Baca Juga: Samsung SDI Siap Produksi Baterai Baru Untuk Pasar Mobil Listrik Eropa Perusahaan besar yang telah bergabung dengan 42dot, di antaranya Hyundai Motor, Shinhan Financial Group, Lotte Rental, Lotte Ventures dan beberapa perusahaan modal ventura lokal. 42dot berencana menggunakan dana






