Jumlah kasus covid-19 semakin hari semakin mengkhawatirkan. Ada banyak upaya yang telah dilakukan Pemerintah untuk mencegah penyebaran virus dari Wuhan ini. Kali ini, peran teknologi mau tidak mau turun gunung untuk membantu. Per hari ini, Jumat 27 Maret 2020 sudah ada 1.046 kasus orang terinfeksi virus corona alias covid-19 di Indonesia. 913 orang dirawat, 46 sembuh, dan 87 meninggal. Kasus tertinggi masih dipegang Jakarta dengan 598 kasus, lalu Jawa Barat 98 kasus, Banten 84 kasus, dan Jawa Timur 66 kasus. Di tingkat global, covid-19 sudah berada di 199 negara, dengan jumlah orang terinfeksi 465.915 orang sedangkan mereka yang meninggal mencapai 21.031 orang. Memerangi covid-19 tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri. Oleh karena itu Qlue meluncurkan Indonesia Bergerak, sebuah platform pelaporan warga dan informasi lengkap seputar Covid-19 di
Tag: smartcity
Tampik Negara Lain, Qlue Fokus Wujudkan Indonesia Smart Nation
Penyedia ekosistem smart city Qlue sudah mulai dipakai di luar negeri, tetapi memilih untuk fokus memperbaiki Indonesia. "Sebenarnya kita sudah terpancing untuk mau keluar (negeri), cuman kita ingin ngebenerin di dalam negeri dulu. Karena itu, fokus kita masih di Indonesia," kata Founder dan CEO Qlue, Rama Raditya, dalam satu kesempatan di Jakarta yang dihadiri penulis, 9 Mei 2019. Menurut Rama, Qlue yang lahir tahun 2014 sudah hadir di Malaysia sebagai solusi di salah satu mall, real estate, dan pabrik. Ada juga di Thailand, juga Myanmar. "Kalau di luar negeri itu sudah ada beberapa partner, tetapi itu bukan kantor kita sendiri, tetapi partner yang njualin produknya kita. Dalam waktu dekatlah kita akan ke sana. Namun demikian, fokus kita saat ini adalah ingin membuat Indonesia menjadi lebih baik." Dunia mengenal Qlue merupakan
Di Tengah Debat “Unicorn,” Start Up Qlue Raih Penghargaan
Di tengah hiruk pikuk debat capres yang mengeksploitasi poin "unicorn," salah satu start up besutan anak bangsa Qlue Smart City menyabet penghargaan internasional di The 7th World Government Summit. Inilah bukti nyata dari sebuah kerja keras, tekat kuat mengembangkan inovasi, dan memberi sumbangsih positif bagi banyak orang. "Pencapaian ini merupakan sebuah kebanggaan sekaligus tantangan bagi kami untuk terus berinovasi dengan mengembangkan teknologi Smart City yang dapat membantu masyarakat sesuai dengan misi Qlue," kata Rama Raditya, pendiri sekaligus CEO Qlue beberapa waktu lalu. Di acara bertema "Shaping Future Government" itu, Qlue diganjar Best Mobile Government Service untuk kategori Public Empowerment. Acaranya sendiri diselenggarakan di Dubai, Uni Emirat Arab pada tanggal 10-12 Februari 2019. Hebatnya, Qlue maju ke panggung setelah menyingkirkan 5 nominator lainnya, seperti aplikasi Pakistan Citizen Portal dari negara Pakistan dan NYC 311 dari Amerika Serikat. Panitia penyelenggara sepakat memenangkan Qlue, karena mereka


