Chip atau semikonduktor makin dicari seiring kebutuhan mobil pintar terus meningkat. Mulai tahun ini produksi mobil pintar tumbuh pesat. Indonesia bisa mengambil peran? Direktur riset di ABI Research, James Hodgson, percaya bahwa jumlah pengiriman mobil pintar setiap tahunnya akan tumbuh pada CAGR sebesar 41% antara tahun 2024 dan 2030. CAGR adalah compounded annual growth rate, yakni tingkat pertumbuhan per tahun selama rentang periode waktu tertentu. Baca Juga: Ada AMD Di Balik Fitur Canggih Mobil “Di masa depan, produsen mobil akan menggunakan aplikasi kendaraan otonom untuk membentuk identitas merek mereka,” kata Hodgson di laman techwireasia-com, 12 Januari 2024. Tentu, hal ini memaksa produsen mobil untuk membangun platform komputasi yang menghadirkan kecerdasan buatan (AI – artificial intelligence) yang kuat dan efisien. Menurut Hodgson, inilah periode yang
Month: January 2024
Ada AMD di Balik Fitur Canggih Mobil
Mobil semakin canggih. Chip atau semikonduktor menjadi kebutuhan strategis di seluruh dunia. AMD hadir dengan SoC adaptif Versal AI Edge XA dan prosesor Ryzen Embedded V2000A Series. Chip terbaru untuk mobil kekinian. Kehadiran AMD di jeroan mobil makin masif saat mereka akuisisi Xilinx hampir dua tahun lalu. “Portofolio otomotif AMD kami yang berkembang dan sangat terdiversifikasi, menghadirkan peluang signifikan untuk melayani pasar dengan pertumbuhan tinggi,” kata Salil Raje, senior vice president and general manager, Adaptive and Embedded Computing Group, AMD. Pernyataan Raje ini disampaikan secara tertulis pada Kamis, 4 Januari 2024. Kedua semikonduktor teranyar ini diperkenalkan di tengah gelaran Consumer Technology Association, 9-12 Januari 2024 di Las Vegas, Amerika Serikat. Baca Juga: Samsung SDI Siap Produksi Baterai Baru Untuk Pasar Mobil Listrik Eropa Versal

