Setelah sebelumnya hadir dengan tiga varian warna, yaitu hitam, putih, dan pink, kali ini mouse andalan para atlet eSports Logitech G PRO X SUPERLIGHT hadir dalam warna merah yang elegan dan menarik. Baca Juga: Akhirnya Hadir Di Indonesia, Ini Spek Dan Harga Pro X Wireless Gaming Headset “Ini adalah mouse PRO kami yang paling ringan dan tercepat, dengan berat di bawah 63 gram atau hampir 25 persen lebih ringan dari mouse PRO Wireless standar,” ujar Nicole Constance selaku Cluster Category Manager #LogitechGIndonesia. PRO X SUPERLIGHT RED memiliki teknologi nirkabel 2.4 GHz LIGHTSPEED dengan konektivitas yang lebih responsif. Nikmati permainan tanpa kabel dengan masa pakai baterai hingga 70 jam, sementara PTFE Mouse Feet tanpa aditif yang besar menawarkan pengalaman luncuran yang mulus untuk koneksi
Tag: esports
Mobile Legends Southeast Asia Cup 2021: 1-2 Filipina, Indonesia Ketiga
Kompetisi esports Mobile Legends Southeast Asia Cup (MSC) 2021 telah berakhir. Di partai puncak, kompetisi Mobile Legends Se-Asia Tenggara itu mempertemukan 2 tim asal Filipina. Blacklist International melawan Execration menjadi sajian utama di partai final yang digelar pada Minggu, 13 Juni 2021. Hasil akhirnya, Execration berhasil mengangkat piala juara setelah mengangkangi kompatroitnya dengan skor 4-1. “DECODED! We won it all! We are now your MSC 2021 CHAMPIONS!!! GGWP,” tulis Execration di akun resmi Twitter. Baca Juga: Inilah Pemenang IEL University Super Series Season 3, Juara Baru Dengan Peserta Terbanyak Walau berhasil juara, tim ini tetap rendah hati dengan menuliskan GGWP atau Good Game Well Played. Biasanya yang menulis GGWP adalah player akan menggunakan kata tersebut untuk memuji player lainnya yang ia anggap hebat dalam
Walau Pandemi dan Pendapatan Turun, IEL University 2021 Berjalan
Pandemi Covid-19 masih belum tahu kapan berakhir. Nyaris semua sektor industri kena dampaknya. Bahkan Esports yang merupakan industri game online pun ikut terdampak. Namun, mereka yang bergerak di sektor ini pantang mundur. Dari segi penyelenggaraan esports tidak ada penurunan. Begitu juga dengan jumlah penonton. Artinya, dari sisi ini industri esports tidak terpengaruh oleh pandemi. Namun, pendapatannya secara global turun. Kok bisa? Esports tidak selalu online. Sebelum pandemi, ada banyak acara yang diselenggarakan secara offline. Nah, pendapatan dari acara itulah yang membuat industri ini mengalami penurunan di tengah pandemi. Bisa dikatakan, sampai akhir tahun 2020, tidak ada acara offline esports yang diselenggarakan. Hal ini dirasakan oleh penyelenggara esports di tanah air. MIX 360 ESPORTS yang punya gelaran IEL University Series, selalu punya 2
Logitech G102 LIGHTSYNC: Mouse Gaming 300an Ribu
Esports sudah menjadi industri menjanjikan di Indonesia. Populasi yang besar membuat negara kita menjadi salah satu pasar game terbesar di Asia Tenggara. Hal ini turut mengangkat bisnis perlengkapan game. Melalui surveinya, Newzoo merilis pada 30 Desember 2019 bahwa nilai industri game di Indonesia mencapai Rp13 triliun. Populasi online di Indonesia saat ini sekurangnya ada 52,6 juta yang 34 juta di antaranya adalah gamers. Regional Asia Pasifik, yang di dalamnya ada Asia Tenggara, menjadi market gaming paling bernilai di 2019 melewati Eropa, Timur Tengah, Amerika Selatan dan Utara. Salah satu faktor pendukungnya adalah jumlah populasi di kawasan ini yang sangat besar. Situasi ini dibaca dengan baik oleh Logitech G, merek dari Logitech yang fokus pada teknologi gear gaming. Perusahaan memutuskan untuk mengeluarkan produk gaming yang ramah di kantong, mengingat besar dan beragamnya tingkat
Hadiahnya Esports Sudah Mengalahkan NBA dan FIFA
Kemajuan teknologi internet semakin memacu pertumbuhan industri e-sports atau olah raga elektronik. Beberapa lembaga survei menunjukkan bagaimana industri ini terus meraja baik di tingkat global maupun di Indonesia. Bahkan, dari segi penghasilan, e-sports sudah mengalahkan olah raga fisik seperti NBA dan FIFA. Pada tahun 2018, lembaga survei Newzoo memprediksi industri e-sports tahun 2018 kemarin mencapai angka US$ 905.6 juta atau setara dengan Rp.12,3 triliun, atau tumbuh 38 persen dari 2017. Pertumbuhan tersebut, 77 persennya atau US$694 juta berasal dari dana investasi langsung (sponsor atau iklan) dan tidak langsung (hak siar media dan lisensi konten). Salah satu contoh pendapatan tidak langsung adalah melalui tayangan pertandingan e-sports di Twitch dan YouTube. Newzoo mencatat ada empat turnamen major di tahun 2018 yang mampu menghasilkan akumulasi hingga 190 juta jam viewers. Keempat event game tersebut adalah League




