Startup aTaaS (transportasi otonom sebagai layanan) Korea Selatan bernama “42dot” berhasil mengumpulkan 104 miliar won atau sekitar Rp1,2 triliun dalam bentuk pendanaan seri A. Pendanaan seri A merupakan tahap pendanaan lanjutan dari startup setelah seed funding. Perusahaan bias masuk ke tahap ini setelah startup memiliki kinerja yang baik dan siap mengoptimalkan penawaran produk. Dikutip dari The Korea Herald, Selasa 2 November 2021, dana tersebut semakin meningkatkan total investasi yang telah diamankan perusahaan. Total dana yang ada mencapai 153 miliar won atau sekitar Rp1,8 triliun. Baca Juga: Samsung SDI Siap Produksi Baterai Baru Untuk Pasar Mobil Listrik Eropa Perusahaan besar yang telah bergabung dengan 42dot, di antaranya Hyundai Motor, Shinhan Financial Group, Lotte Rental, Lotte Ventures dan beberapa perusahaan modal ventura lokal. 42dot berencana menggunakan dana
Author: Agung Setiawan
Logitech G435, Headset Kekinian yang Bisa Buat Anak Muda Merubah Dunia
Indonesia “dikuasai” generasi muda. Banyak di antara mereka juga penggemar game. Jika ada perangkat gamer yang ramah lingkungan, kiranya mereka bisa membawa kultur baru. Logitech G435 bisa jadi jawabannya. “Logitech G435 LIGHTSPEED Wireless Gaming Headset hadir untuk para gamers generasi muda, dengan berbagai fitur yang sangat menarik," ujar Nicole Constance, Cluster Category Manager Logitech G Indonesia. Baca Juga: Akhirnya Hadir Di Indonesia, Ini Spek Dan Harga Pro X Wireless Gaming Headset Logitech G435 merupakan produk yang 22 persen bagian plastiknya merupakan plastik daur ulang. Produk Logitech yang sudah tidak dipakai oleh konsumen diolah kembali oleh perusahaan. Dari penelusuran ONEtech.id., produk ini sudah mendapatkan sertifikat SCS Global Services. Di dalam sertifikat yang ad di website Logitech.com disebutkan bahwa Logitech G435 memenuhi semua kualifikasi yang diperlukan
Ada AMD EPYC dalam Proyek Polaris di Laboratorium Nasional Argonne
AMD mengonfirmasi bahwa U.S. Department of Energy’s (DOE) Laboratorium Nasional Argonne (Argonne) telah memilih prosesor AMD EPYC untuk menyokong Polaris, sebuah supercomputer baru. Ini akan memungkinkan para ilmuwan dan pengembang untuk menguji dan mengoptimalkan kode perangkat lunak dan aplikasi untuk menangani berbagai kecerdasan buatan (AI), rekayasa dan proyek ilmiah yang direncanakan untuk superkomputer exascale yang akan datang, Aurora, sebuah kolaborasi bersama antara Argonne dan Hewlett Packard Enterprise (HPE). Polaris akan menggunakan Prosesor EPYC Generasi Kedua dan kemudian ditingkatkan ke Prosesor AMD EPYC Generasi Ketiga. “Prosesor server AMD EPYC terus menjadi pilihan utama untuk penelitian HPC modern, memberikan kinerja dan kemampuan yang dibutuhkan utuk membantu memecahkan masalah kompleks yang akan ditangani oleh komputasi pra-exascale dan exascale,” kata Forrest Norrod, Senior Vice President and
Sekelumit tentang Red Hat yang Ternyata Bisa Angkat UMKM Go Digital
Digitalisasi sudah menjadi keniscayaan. Pandemi membuat prosesnya semakin cepat. Dengan segala pembatasan, kita dipaksa untuk melakukan banyak aktifitas di rumah. Rumah yang awalnya banyak dijadikan tempat tidur, kini menjadi pusat kegiatan. Mulai dari bekerja dan belajar, baik itu sekolah maupun les. Belanja pun dari rumah, termasuk untuk kebutuhan harian, mingguan dan bulanan. Dikutip dari Liputan6.com, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan nilai transaksi digital terus meningkat di tengah pandemi COVID-19. "Transaksi ekonomi dan keuangan digital tumbuh tinggi seiring meningkatnya akseptasi dan preferensi masyarakat untuk berbelanja daring, perluasan dan kemudahan sistem pembayaran digital, serta akselerasi digital banking," katanya, Kamis, 22 Juli 2021. Nilai transaksi e-commerce pada triwulan I dan II 2021 meningkat 63,36 persen (yoy) menjadi Rp186,75 triliun, dan diproyeksikan meningkat 48,4 persen (yoy)
Akhirnya Hadir di Indonesia, Ini Spek dan Harga Pro X Wireless Gaming Headset
Setelah setahun rilis, Pro X Wireless Gaming Headset hadir meramaikan pasar Indonesia. Fitur Blue VO!CE menjadi andalan untuk bisa merebut hati para gamers Tanah Air. Blue VO!CE diklaim menjadi kunci kejernihan suara Pro X Wireless Gaming Headset. Produk Logitech G tersebut membuat siapa saja yang memakai merasakan kualitas tinggi dalam bermain game maupun streaming. Baca Juga: MX Anywhere 3, Mouse Terbaru Logitech Yang Cocok Untuk Kaum Mager Driver yang digunakan yaitu PRO-G 50 mm, sehingga audio mencapai akurasi yang lebih tinggi pada rentang frekuensi yang lebih luas, ditambah respons bass dengan fidelitas yang lebih tinggi. PRO-G menampilkan konstruksi jala hibrida yang unik untuk menghadirkan pencitraan suara yang luar biasa jernih dan presisi. Headset ini juga memiliki fitur DTS Surround Sound 7.1 generasi terbaru
Inilah GPU AMD Radeon PRO W6000X Terbaru untuk Mac Pro
Awal tahun 2020, muncul isu Mac Pro akan meninggalkan Intel dan memilih AMD untuk jeroannya. Kabar itu terbukti saat ini ketika AMD mengumumkan AMD Radeon PRO W6000X series terbaru untuk produk Apple tersebut. Selintingan Mac Pro yang bakal menggendong AMD bermula dari munculnya barisan kode yang ditemukan di macOS Catalina versi beta. Banyak pihak menilai, kala itu Apple sepertinya tengah mengkaji kemungkinan untuk memakai prosesor AMD di perangkat Mac-nya. Berdasarkan rilis yang diterima ONEtech.id pada Kamis, 5 Agustus 2021, ada 2 seri yang dibenamkan pada Mac Pro. Keduanya adalah AMD Radeon PRO W6900X dan AMD Radeon PRO W6800X. Radeon Pro merupakan seri khusus yang dibuat AMD untuk kebutuhan profesional. Baca Juga: AMD Di Computex 2021: Tampil Inovatif, Menggandeng Tesla Dan Samsung, Serta Menantang
Mobile Legends Southeast Asia Cup 2021: 1-2 Filipina, Indonesia Ketiga
Kompetisi esports Mobile Legends Southeast Asia Cup (MSC) 2021 telah berakhir. Di partai puncak, kompetisi Mobile Legends Se-Asia Tenggara itu mempertemukan 2 tim asal Filipina. Blacklist International melawan Execration menjadi sajian utama di partai final yang digelar pada Minggu, 13 Juni 2021. Hasil akhirnya, Execration berhasil mengangkat piala juara setelah mengangkangi kompatroitnya dengan skor 4-1. “DECODED! We won it all! We are now your MSC 2021 CHAMPIONS!!! GGWP,” tulis Execration di akun resmi Twitter. Baca Juga: Inilah Pemenang IEL University Super Series Season 3, Juara Baru Dengan Peserta Terbanyak Walau berhasil juara, tim ini tetap rendah hati dengan menuliskan GGWP atau Good Game Well Played. Biasanya yang menulis GGWP adalah player akan menggunakan kata tersebut untuk memuji player lainnya yang ia anggap hebat dalam
AMD di Computex 2021: Tampil Inovatif, Menggandeng Tesla dan Samsung, Serta Menantang Nvidia
Advanced Micro Devices (AMD) memperkenalkan arsitektur chiplet 3D barunya. Dikembangkan bersama Taiwan Semiconductor Manufacturing Co (TSMC), pada Computex 2021 virtual yang sedang berlangsung Senin, 31 Mei 2021 di Taipei. Selama pidato utamanya, CEO AMD Lisa Su berbicara soal terobosan pengemasan yang menggabungkan arsitektur chiplet inovatif AMD dengan stacking 3D menggunakan pendekatan hybrid di industri yang menyediakan lebih dari 200 kali kepadatan interkoneksi. Pada chiplet 2D dan lebih dari 15 kali kepadatan dibandingkan dengan solusi pengemasan 3D yang ada. “Penerapan pertama teknologi chiplet 3D kami di Computex menunjukkan komitmen kami untuk terus mendorong komputasi dengan perfroma tinggi untuk meningkatkan pengalaman pengguna secara signifikan,” kata Su. Baca Juga: AMD EPYC 7003 Series Bakal Menyokong Kinerja NSCC, Supercomputer Terkencang Di Singapura Su kemudian mencatat pengalaman AMD dalam
Inilah Pemenang IEL University Super Series Season 3, Juara Baru dengan Peserta Terbanyak
Kompetisi Indonesia Esports League (IEL) University Super Series Season 3 sudah selesai. Pertandingan akhir pada 29-30 Mei 2021 telah menetapkan 2 juara, masing-masing untuk gim Dota 2 dan PUBG Mobile. Pada pertandingan yang digelar secara daring tersebut, Tim Universitas Diponegoro Semarang Jawa Tengah berhasil mengalahkan Tim Universitas Surabaya Jawa Timur di sektor Gim Dota 2. Sedangkan Tim Universitas Surabaya harus mengakui keunggulan Tim Telkom University Bandung Jawa Barat pada pertandingan PUBG Mobile. Baca Juga: Walau Pandemi Dan Pendapatan Turun, IEL University 2021 Berjalan "Kami berharap kemenangan para tim di ajang kompetisi Indonesia Esports League University Super Series Season 3 dapat memunculkan bibit-bibit unggul yang berprestasi, juga sebagai sebuah kontribusi kami dalam bidang esports di Indonesia,”kata Harry Kartono, Chief Operational Officer MIX 360 ESPORTS dalam keterangan tertulis yang
AMD EPYC 7003 Series Bakal Menyokong Kinerja NSCC, Supercomputer Terkencang di Singapura
AMD mengumumkan bahwa produknya, prosesor AMD EPYC 7003 Series bakal dipakai penuh National Supercomputing Centre (NSCC) Singapura pada tahun 2022. Sistem komputer yang digunakan adalah HPE Cray EX supercomputer yang menggunakan perpaduan prosesor EPYC 7763 dan prosesor EPYC 75F3. “Prosesor AMD EPYC adalah pilihan utama untuk penelitian HPC yang berdampak pada dunia, dan itulah mengapa Prosesor AMD EPYC dipilih untuk mendukung supercomputer paling bertenaga di Singapura,” jelas Ram Peddibhotla, Corporate Vice President, AMD EPYC Product Management seperti press release yang ONEtech.id terima. Ram mengakui bahwa pihaknya sangat senang bekerja dengan Hewlett Packard Enterprise dan NSCC untuk membantu membuka penemuan ilmiah di bidang kedokteran, penyakit, iklim, teknik, dan lainnya. NSCC Singapura yang didirikan pada tahun 2015 mendukung kebutuhan penelitian menggunakan komputasi dengan performa tinggi (High Performance Computing-HPC) di sektor publik maupun swasta, termasuk lembaga penelitian, lembaga









