Perusahaan chip asal Amerika Serikat, Advanced Micro Devices (AMD), bersama startup kecerdasan buatan asal Korea Selatan, Upstage, resmi memperluas kerja sama strategis mereka. Kolaborasi ini bertujuan mempercepat pengembangan teknologi AI generasi terbaru sekaligus mendukung ambisi Korea Selatan dalam membangun AI mandiri (sovereign AI). Baca Juga: Naver Cloud dan AMD Kembangkan Infrastruktur AI Generasi Baru Pengumuman ini muncul setelah pertemuan di Seoul antara CEO Upstage, Sung Kim, dan CEO AMD, Lisa Su. Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas langkah-langkah konkret untuk memperluas kerja sama dalam mendorong inovasi AI. Sebenarnya, hubungan kedua perusahaan sudah terjalin sejak tahun lalu, ketika AMD ikut berinvestasi dalam pendanaan Upstage. “Dipadukan dengan infrastruktur domestik, kolaborasi ini sebagai langkah menjadikan Korea sebagai negara kompetitif dalam AI global,” ujar Sung Kim, dalam keterangan tertulis
Tag: lisasu
Naver Cloud dan AMD Kembangkan Infrastruktur AI Generasi Baru
Advanced Micro Devices (AMD) memperluas kerja samanya di Negeri Ginseng setelah menggandeng Naver Cloud untuk mengembangkan infrastruktur GPU generasi terbaru yang mendukung perkembangan kecerdasan buatan (AI). Naver Cloud adalah anak perusahaan dari NAVER Corporation asal Korea Selatan. Naver Cloud telah menyediakan infrastruktur TI dan layanan platform sejak tahun 1999. Kesepakatan ini ditandatangani di kantor pusat Naver yang dikenal dengan nama “1784”. Baca Juga: AMD dan Samsung Bergandeng Tangan Membangun Teknologi AI CEO Naver, Choi Soo-yeon, menyebut kerja sama ini sebagai langkah penting untuk memperkuat daya saing teknologi AI mereka. Ia juga menegaskan bahwa Naver akan terus memperluas penggunaan teknologi AMD dalam layanan cloud dan sistem AI mereka ke depannya. “Melalui kolaborasi dengan AMD, kami akan memanfaatkan platform komputasi berkinerja tinggi AMD untuk meningkatkan layanan
AMD dan Samsung Bergandeng Tangan Membangun Teknologi AI
Samsung Electronics dan Advanced Micro Devices (AMD) baru saja menandatangani kesepakatan awal (memorandum of understanding) untuk memperluas kerja sama mereka, khususnya dalam penyediaan chip memori untuk teknologi kecerdasan buatan (AI). Dalam kerja sama ini, fokus utamanya adalah penggunaan memori generasi terbaru milik Samsung, yaitu HBM4 (High-Bandwidth Memory generasi ke-4), yang akan digunakan pada perangkat AI terbaru AMD, yaitu Instinct MI455X. Selain itu, Samsung juga akan menyediakan memori DDR5 yang telah dioptimalkan untuk prosesor server terbaru AMD, yaitu EPYC generasi ke-6. Baca Juga: Lisa Su: 2022 Adalah Tahunnya Industri PC dan AMD Momen bersejarah ini berlangsung di kompleks manufaktur chip paling canggih milik Samsung di Pyeongtaek, Korea. Dihadiri langsung Lisa Su, Chair and CEO AMD, serta Young Hyun Jun, Vice Chairman & CEO Samsung
CEO AMD Bicara Ancaman AI untuk Tenaga Kerja di CES 2026
CES 2026 menjadi momen bagi AMD untuk bersinar di tengah ledakan kecerdasan buatan (AI) dengan menawarkan lebih banyak chip untuk mendorong komputasi AI. Lebih dari itu, AMD tidak sendirian. Dalam kesempatan emas tersebut, CEO AMD Lisa Su turut serta menghadirkan tokoh-tokoh industri teknologi ke atas panggung untuk berkolaborasi dan membahas masa depan AI. Tapi apakah AI menyimpan technology bubble (gelembung teknologi) sehingga suatu saat bisa meredup? Baca Juga: Lisa Su: 2022 Adalah Tahunnya Industri PC dan AMD CES atau Consumer Electronics Show adalah pameran teknologi terbesar di dunia yang diikuti lebih dari 4.500 perusahaan termasuk 1.400 perusahaan rintisan, dari lebih 150-160 negara. Pameran sendiri berlangsung pada 6–9 Januari 2026 di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat. AMD sebagai perusahaan pembuat chip yang berbasis di Santa Clara, California
Kolaborasi AMD dengan Superkomputer Lux dan Discovery Senilai USD1 Miliar
Departemen Energi AS telah mengumumkan kolaborasi senilai USD1 miliar dengan AMD untuk menghadirkan dua superkomputer, Lux dan Discovery, di Laboratorium Nasional Oak Ridge (ORNL). ORNL adalah laboratorium sains dan teknologi multiprogram terbesar milik Departemen Energi AS (DOE) yang berdiri pada tahun 1943. Kini laboratorium yang terletak di Oak Ridge, Tennessee itu, berfokus pada penelitian ilmiah dan terobosan teknologi di bidang seperti energi bersih, keamanan nasional, material, neutron, dan komputasi berkinerja tinggi. Baca Juga: Intel Setia Bayangi AMD di Sektor Superkomputer "Kami bangga dan merasa terhormat dapat bermitra dengan Departemen Energi dan Oak Ridge National Laboratory untuk mempercepat fondasi Amerika bagi sains dan inovasi," ujar Lisa Su, chair and CEO, dalam keterangan tertulis yang diterima ONEtech.id pada Senin, 3 November 2025. Menurut Su, Discovery dan Lux akan
AMD Gandeng OpenAI untuk Tantang Nvidia di Pasar AI
AMD capai kesepakatan dengan OpenAI. Tidak hanya saling memperkuat inovasi teknologi tetapi memberi cuan tidak sedikit. Kesepakatan strategis ini diperkirakan akan menghasilkan pendapatan lebih dari $100 miliar bagi pemasok GPU tersebut dalam periode lima tahun. Lebih lanjut, kemitraan bernilai miliaran dolar ini akan memungkinkan OpenAI untuk mengakuisisi 10% saham AMD. Baca Juga: Kolaborasi Red Hat dan AMD Perkuat Seluruh Cloud Hybrid “Kemitraan kami dengan OpenAI diharapkan menghasilkan pendapatan puluhan miliar dolar bagi AMD sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur AI OpenAI. Perjanjian ini menciptakan keselarasan strategis dan nilai pemegang saham yang signifikan bagi AMD dan OpenAI, serta diharapkan akan sangat meningkatkan laba per saham non-GAAP AMD,” kata Jean Hu, EVP, CFO and treasurer AMD, dalam rilis, Selasa, 7 Oktober 2025. OpenAI berkomitmen untuk membeli 6 gigawatt
Bukti Nyata AMD Kejar NVIDIA Melalui Teknologi AI
Advanced Micro Devices (AMD) sudah unggul dibanding Intel, namun masih tertinggal dengan Nvidia terutama dalam penerapan kecerdasan buatan (AI – Artificial Intelligence). AMD mulai fokus untuk mengejar NVIDIA. Dalam wawancara dengan DeepSeek Exploded di Bilibili, CEO AMD Lisa Su mengisyaratkan lebih banyak prosesor Ryzen AI Max yang akan hadir di ruang desktop. Su kini berfokus pada revolusi AI, pasar yang saat ini dipimpin oleh Nvidia. Baca Juga: AMD & CEA Bekerja Sama untuk AI Hemat Energi Su mengarahkan AMD untuk berinvestasi secara agresif dalam perangkat keras dan perangkat lunak AI. Chip AI seri MI300 milik AMD telah diadopsi oleh para pemain teknologi besar seperti Microsoft dan Meta untuk digunakan di pusat data mereka. Walau tidak mudah, namun Su yakin bahwa jalan yang telah mereka
Computex 2024: Adu Pesona CEO AMD dan Nvidia dalam Memimpin Inovasi AI
Computex 2024 menjadi ajang pembuktian AMD dan Nvidia sebagai produsen semikonduktor AI terbesar di dunia. Terlebih AI menjadi game changer di dunia bisnis. Tema yang diangkat pada pameran komputer terbesar di dunia itu pun sejalan dengan tren AI, yakni “Connecting AI.” Computex digelar di Taiwan, 4-7 Juni 2024 dengan mengundang lebih dari 1.500 peserta dari seluruh dunia. Baca Juga: Peluang Pelaku UMKM Manfaatkan AMD EPYC 4004 Series Produk AMD dan Nvidia paling dinantikan dalam gelaran tersebut. Keduanya menjadi pemain kunci di tengah booming AI. Baik CEO AMD Lisa Su maupun CEP Nvidia Jensen Huang, mereka menyusun peta jalan perusahaan mereka untuk generasi semikonduktor AI saat tampil di Computex 2024. Nvidia dan AMD terkenal dengan unit pemrosesan grafis (GPU) yang mendukung pusat data AI
AMD Hadirkan Prosesor AMD EPYC Generasi Keempat
AMD mengumumkan ketersediaan prosesor AMD EPYC Generasi Keempat dengan performa tak tertandingi untuk beban kerja di seluruh cloud, perusahaan dan komputasi performa tinggi. Baca Juga: AMD EPYC Buat Pelanggan Google Cloud Percaya Diri Hal tersebut terungkap di tengah acara Media Briefing – The Next Generation AMD EPYC Processors di Jakarta, Selasa, 15 November 2022. Hadir sebagai narasumber utama Country Business Development Manager AMD Indonesia Rezha Cesanda Sinulingga dan Senior Solution Architect AMD ASEAN Eric Sugiono. Mereka mengungkapkan bahwa Prosesor AMD EPYC Generasi Keempat menghadirkan arsitektur, teknologi dan fitur-fitur generasi berikutnya ke data center modern. Di kesempatan terpisah, Dr. Lisa Su, Chair dan CEO, AMD mengatakan bahwa prosesor ini dibangun di atas core “Zen 4”, core performa tertinggi yang pernah ada dari AMD, prosesor yang
AMD di Computex 2021: Tampil Inovatif, Menggandeng Tesla dan Samsung, Serta Menantang Nvidia
Advanced Micro Devices (AMD) memperkenalkan arsitektur chiplet 3D barunya. Dikembangkan bersama Taiwan Semiconductor Manufacturing Co (TSMC), pada Computex 2021 virtual yang sedang berlangsung Senin, 31 Mei 2021 di Taipei. Selama pidato utamanya, CEO AMD Lisa Su berbicara soal terobosan pengemasan yang menggabungkan arsitektur chiplet inovatif AMD dengan stacking 3D menggunakan pendekatan hybrid di industri yang menyediakan lebih dari 200 kali kepadatan interkoneksi. Pada chiplet 2D dan lebih dari 15 kali kepadatan dibandingkan dengan solusi pengemasan 3D yang ada. “Penerapan pertama teknologi chiplet 3D kami di Computex menunjukkan komitmen kami untuk terus mendorong komputasi dengan perfroma tinggi untuk meningkatkan pengalaman pengguna secara signifikan,” kata Su. Baca Juga: AMD EPYC 7003 Series Bakal Menyokong Kinerja NSCC, Supercomputer Terkencang Di Singapura Su kemudian mencatat pengalaman AMD dalam









