Roh Tae-moon, presiden bisnis seluler Samsung Electronics, membocorkan info Galaxy S21 akan meluncur pada Januari 2021. Satu bulan lebih awal dari kebiasaan perusaahan asal Negeri Ginseng itu. Hal tersebut diungkapnya pada Rabu, 16 Desember 2020 melalui sebuah blog yang dikutip oleh The Korea Herald. "Saya berharap untuk berbagi lebih banyak lagi di bulan Januari!" dalam postingannya yang berjudul "Samsung mendefinisikan pengalaman seluler satu ukuran untuk semua dengan teknologi yang dipersonalisasi, dibuat khusus untuk kehidupan di tahun 2021." Pengamat pasar mengatakan seri Galaxy S baru akan diluncurkan pada 14 Januari dan mulai dijual mulai 29 Januari. Roh juga mengisyaratkan akan mengadopsi Pena S stylus Samsung ke banyak perangkat Samsung Mobile. Selama ini, Pena S stylus identek dengan seri Samsung Galaxy Note. Baca Juga: MX Anywhere
Year: 2020
Intel Gigit Balik AMD dengan Tiger Lake bersama Beberapa Laptop OEM
Persaingan AMD dan Intel semakin seru. Dua produsen semikonduktor itu saling adu klaim terbaik untuk produk terbarunya. Intel kini mencoba menggigit balik AMD melalui Inter Core Tiger Lake. Sebelumnya, CEO AMD Lisa Su mengklaim bahwa teknologinya telah berada di atas Intel. Bahkan untuk semakin memperkuat senjata dalam perang teknologi menghadapi Intel dan Nvidia, AMD telah mengambil keputusan strategis dengan mengakuisisi Xilinx senilai USD35 miliar. Seakan tak mau kalah, Intel balik menyerang dengan Intel Core Generasi ke-11. Prosesor terbaru dengan sebutan Tiger Lake itu diklaim paling moncer karena bisa diajak produktif, ngegame, berbagai kerja kreatif sampai akses internet yang mampu menjangkau 5G. CPU Tiger Lake juga hadir dengan grafis Xe terintegrasi baru dari Intel yang menawarkan 96 CU dan kecepatan clock hingga
SK Telecom Korea Buat Chip AI yang Ancam Keberadaan GPU
Industri semikonduktor termasuk yang lagi ngetren tahun ini. Tidak heran, negara maju seperti Korea Selatan ikutan meramaikan industri ini. Melalui, SK Telecom Co., Negeri Ginseng ini menelurkan SAPEON X220, chip AI pertama. Menurut keterangan SK Telecom yang dilansir Yonhap 25 November 2020, operator nirkabel terkemuka Korea Selatan itu mengatakan bahwa SAPEON X220 adalah semikonduktor kecerdasan buatan (AI) baru untuk operasi pusat data. Hal ini merupakan upaya perusahaan untuk menjawab permintaan global yang meningkat untuk chip tersebut. SAPEON X220 baru adalah chip AI pertama yang dikembangkan oleh operator seluler dan juga chip AI pertama di negara itu untuk pusat data. Perusahaan menargetkan produknya ini bisa tumbuh hingga 50 triliun won (US $ 45 miliar) di pasar chip AI global, pada tahun 2024. Menurut, Chief
MX Anywhere 3, Mouse Terbaru Logitech yang Cocok untuk Kaum Mager
Kerja dan belajar di rumah membuat kaum mager semakin bertambah. Aktifitas tidak hanya dilakukan di meja, tetapi semagernya aja. Bisa di sofa, bahkan kasur. Pas nih, Logitech keluarin MX Anywhere 3 untuk kita-kita yang gemar mager. Seperti namanya ‘anywhere’ maka mouse ini dirancang untuk memungkinkan kita bekerja di manapun. Mouse tak akan menemui kendala saat kita ajak mager di sofa, kasur, bahkan rebahan di atas kaca dengan tebal sekitar 4 mm. Ya, mungkin tidak sejauh itu juga ya. Namun yang jelas, pendamping kerja dan belajar kita ini tidak mematok aktifitas hanya di ruang kerja. Kinerja MX Anywhere 3 ini, mungkin terjadi karena dibekali dengan sensor optis berteknologi Logitech Darkfield, dengan sensitivitas mencapai 4.000 CPI. MX Anywhere 3 punya desain yang ergonomis. Artinya,
AMD Luncurkan AMD Ryzen 5000 & AMD Radeon RX 6000 Series Secara VR
AMD Indonesia secara resmi meluncurkan AMD Ryzen 5000 Series & Radeon RX 6000 Series untuk pasar Indonesia dalam sebuah acara berkonsep teknologi VR (virtual reality) interactive exhibition. Publik masih bisa mengaksesnya sampai 30 hari ke depan dengan banyak tawaran giveaway. Melalui acara hari ini, Kamis, 19 November 2020, AMD Indonesia memboyong varian Prosesor Desktop AMD Ryzen 5000 Series dan AMD Radeon RX 6000 Series yang menghadirkan performa resolusi 4K untuk AAA Gaming. Prosesor Desktop AMD Ryzen 5000 Series yang dibangun pada arsitektur "Zen 3" menawarkan hingga 16 core, 32 thread, dan 72 MB cache di kelas tertinggi pada AMD Ryzen 9 5950X. Beban kerja berat maupun ngegame bisa dilibas. Ryan Sim, Director AMD Sales & Marketing, ASEAN, menjelaskan bahwa peluncuran AMD Ryzen
Logitech Daur Ulang Plastik Dari Produknya yang Dibuang
Logitech internasional memutuskan untuk mengolah limbah plastik yang dihasilkan dari produknya setelah masa pakainya berakhir, atau dibuang oleh konsumennya (post-consumer recycled). Sebuah keputusan berani di tengah ancaman limbah plastik yang sudah merusak masa depan bumi. Langkah Logitech ini dibarengi dengan kesadaran bahwa salah satu bahan yang paling banyak digunakan di Logitech adalah plastik. Maka mereka berinvestasi dalam ekonomi sirkular dengan mendaur ulang dan menggunakan kembali post-consumer recycled. Baca Juga: Hiiii…Keyboard Lebih Jorok Ketimbang Dudukan Kloset! “Kami sedang dalam langkah merancang produk untuk masa depan. Prioritas kami adalah dapat memberikan dampak signifikan dan jangka panjang untuk mengurangi karbon, dengan cara menerapkan desain untuk prinsip keberlanjutan di seluruh proses pengembangan produk,” kata Prakash Arunkundrum, Global Head of Operations and Sustainability di Logitech, sebagaimana dalam rilis yang diterima
Inilah Keunggulan dan Testimoni AMD Instinct MI100
AMD Instinct MI100 baru diklaim menjadi GPU HPC terkencang di dunia. Dan GPU server x86 pertama yang melampaui hambatan performa 10 teraflop (FP64). Dikombinasikan dengan CPU AMD EPYC dan platform software terbuka ROCm 4.0, MI100 dirancang untuk mendorong penemuan baru menjelang era exascale. Apalagi disokong platform komputasi akselerasi baru dari Dell, Gigabyte, HPE, dan Supermicro. “Saat ini AMD mengambil langkah depan yang besar dalam perjalanan menuju komputasi exascale saat kami mengungkap AMD Instinct MI100 - GPU HPC terkencang di dunia,” kata Brad McCredie, Corporate Vice President, Data Center GPU and Accelerated Processing, AMD pada rilis yang diterima Selasa, 17 November 2020. Akselerator terbaru ini bila dikombinasikan dengan platform software terbuka AMD ROCm akan memberikan daya yang unggul bagi para ilmuwan dan peneliti untuk
Hiiii…Keyboard Lebih Jorok Ketimbang Dudukan Kloset!
Dalam sebuah penelitian, keyboard memiliki tingkat bakteri yang tinggi. Bahkan keyboard yang dipakai bersama, memiliki lebih banyak bakteri daripada yang digunakan secara pribadi. Jumlahnya, lebih banyak dari pada dudukan kloset kita! Penelitian merupakan kesimpulan dari beberapa penelitian dan diungkap National Center for Health Research yang terdiri dari Sarah Miller RN, Keris Krennhrubec, dan Diana Zuckerman, PhD. Para peneliti Universitas Arizona menemukan bahwa rata-rata desktop memiliki bakteri 400 kali lebih banyak daripada bakteri pada dudukan toilet. Studi tersebut mengambil sampel dari kantor-kantor di seluruh Amerika Serikat. Penelitian juga menunjukkan bahwa meja wanita cenderung menyimpan lebih banyak bakteri daripada pria. Rumah Sakit Memorial Northwestern Chicago juga menjadi obyek penelitian. Hasilnya, ditemukan dua jenis bakteri, Enterococcus faecium dan Staphylococcus aureus, yang kebal obat dapat bertahan hingga
AMD Akuisisi Saingannya Xilinx, Bagaimana Nasib Intel?
Advanced Micro Devices atau AMD sepakat membeli pesaingnya Xilinx Inc., dalam bentuk saham sebesar USD35 miliar atau sekitar Rp 513 triliun. Kesepakatan itu diumumkan pada Rabu, 28 Oktober 2020. Penggabungan dua perusahaan akan menghasilkan total 13.000 karyawan. Kesepakatan ini diharapkan akan rampung pada akhir 2021. Bagi AMD, langkah strategis ini dibuatnya sekaligus ingin menghadang Intel dan Nvidia di industri semikonduktor. "Akuisisi kami terhadap Xilinx menandai langkah kami untuk menjadi pemimpin industri komputasi berkinerja tinggi dan menjadi mitra perusahaan teknologi terbesar dan terpenting di dunia," kata Lisa Su, CEO AMD dikutip dari CNN. Baca Juga: Tantang Nvidia, AMD Rilis Radeon RX 6000 Series Menurut The New York Times, AMD berencana menggunakan akuisisi ini untuk memperluas bisnisnya menjadi chip untuk pasar komunikasi nirkabel 5G dan elektronik
Logitech Tambah Lini Gear Ringannya Melalui PRO X SUPERLIGHT
Logitech G mulai menangkap keinginan para gamer dan alet eSports yang candu pada gear yang ringan. Apalagi ngegam sampai berjam-jam. Untuk itu, perusahaan asal Swiss itu meluncurkan Logitech G PRO X SUPERLIGHT. Seperti namanya, mouse 63 gram ini diklaim menjadi mouse nirkabel teringan yang pernah ada. “Dengan PRO X SUPERLIGHT kami menggabungkan teknologi inovatif seperti LIGHTSPEED dan HERO 25K dengan desain yang super ringan,” kata Chris Pate, Portfolio Manager untuk Logitech G PRO Series. Kehadirannya menambah lini jajaran gear ringan keluaran Logitech G yang khusus memproduksi gaming gear. Belum lama ini, perusahaan telah memasarkan Logitech G733 LIGHTSPEED Wireless Gaming Headset. “Waduh gila, ini ringan banget, Bro!” kata Dyland Pros. Kesan pertama ini juga diamini oleh 8 KOL lain, yakni Afif Yulistian, Anna









