Samsung Electronics, berjanji untuk mengganti semua plastik yang digunakan di ponsel pintar Galaxy-nya menjadi bahan daur ulang pada tahun 2050. Momentum yang dipakai adalah saat meluncurkan seri Galaxy S terbarunya, yang telah dibuat dengan jumlah daur ulang tertinggi hingga saat ini. Baca Juga: Ini Senjata Galaxy S23 Untuk Lawan Apple Pada saat yang sama, perusahaan mengatakan akan menanggung biaya konversi bahan daur ulang menggunakan teknologi khusus dan tidak akan mengalihkan beban biaya kepada konsumen. Artinya, harga ponsel akan tetap sama. "Samsung Electronics melanjutkan upayanya untuk meminimalkan dampak negatif terhadap bumi dan lingkungan dengan tetap menjaga kualitas produk," kata Park Seong-sun, wakil presiden eksekutif yang bertanggung jawab atas pengembangan perangkat Samsung's Mobile Experience, dalam sebuah pengarahan dan dikutip The Korea Herald, Senin, 13 Februari 2023. Diluncurkan
Tag: thekoreaherald
Netizen Korea Jadi Kalem Saat Elon Musk Beli Twitter
Netizen Korea Selatan di jagat Twitter mengurangi waktu jelajahnya sejak diambil oleh oleh taipan Elon Musk. Musk yang juga pemilik Tesla, secara resmi menyelesaikan pengambil-alihan Twitter Inc pada Kamis, 27 Oktober 2022. Harga yang disepakati dalam transaksi tersebut mencapai 44 miliar dollar AS atau sekitar Rp685 triliun. Baca Juga: AMD Di Computex 2021: Tampil Inovatif, Menggandeng Tesla Dan Samsung, Serta Menantang Nvidia Twitter menjadi salah satu media sosial berpengaruh di dunia. Sayangnya, sejak dibeli Musk, pengguna d Korsel menghabiskan lebih sedikit waktu di Twitter dibandingkan dengan bulan sebelum Musk mengambil alih platform media sosial itu. Menurut pelacak data lokal Mobile Index, rata-rata waktu yang dihabiskan pengguna lokal di Twitter adalah 43,94 menit selama empat minggu dari 28 Oktober hingga 24 November. Artinya, data ini
Ditekan Pemerintah Korsel, Google Akhirnya Menyediakan Sistem Pembayaran Alternatif di Toko Aplikasinya
Atas desakan Pemerintah Korea Selatan, akhirnya Google Inc. telah berjanji untuk menyediakan sistem pembayaran alternatif di toko aplikasinya. Dikutip dari The Korea Herald, Kamis 4 November 2021, Pemerintah Korea Selatan telah memberlakukan undang-undang baru yang melarang raksasa teknologi memaksa pengembang aplikasi untuk menggunakan satu-satunya sistem pembayaran di platform mereka. Baca Juga: Perusahaan Teknologi Bersatu Mendukung Kebijakan Imigrasi Joe Biden Peraturan yang mulai berlaku September 2021 itu, membuat Korea Selatan sebagai negara pertama yang memperkenalkan pembatasan seperti itu. Isu ini sudah lama membetot perhatian dunia. Selama ini, Google dan Apple telah mewajibkan pengembang di toko aplikasi mereka untuk menggunakan sistem pembayaran milik mereka. Masalahnya, biaya yang dibebankan mencapai 30 persen saat pengguna membeli barang digital di dalam aplikasi. Pengembang di seluruh dunia telah mempertanyakan sistem pembayaran
Samsung SDI Siap Produksi Baterai Baru untuk Pasar Mobil Listrik Eropa
Presiden dan CEO Samsung SDI Jun Young-hyun diyakini bakal pergi ke Hongaria pada Juni 2021. Kunjungan yang pertama ke luar negeri sejak pandemic Covid-19 ini digunakan Jun untuk melihat pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik yang kedua. Hal ini diungkap pada Minggu, 16 Mei 2021. Dikutip dari The Korea Herald, Jun diagendakan untuk melakukan pemeriksaan akhir di pabriknya di Kota Goed, Hongaria utara. Pabrik kedua ini akan mulai memproduksi baterai jenis baru mulai paruh kedua tahun 2021. “(Baterai baru yang dinamai) baterai Gen5 NCA itu mengandung 88 persen nikel. Baterai ini akan memberikan jarak mengemudi yang lebih jauh,” menurut sumber Samsung SDI. Baca Juga: Korsel Buat RUU Industri Semikonduktor Untuk Pertahankan Posisi 1 & 2 Dunia Langkah strategis perusahaan ini terbilang mengikuti pasar mobil listrik
LG Tutup Bisnis Ponselnya, Xiomi Siap Menggantikannya
LG Electronics resmi menutup bisnis ponsel miliknya secara keseluruhan. Keputusan itu diumumkan langsung oleh dewan direksi LG pada Senin, 5 April 2021. Keputusan ini dibuat setelah 26 tahun kondisinya pasang surut. "LG telah gagal menanggapi dengan baik persaingan yang semakin ketat dengan dua pemain teratas di pasar smartphone kelas menengah. Perusahaan telah memutuskan untuk menggunakan sumber daya internal secara efisien dan fokus pada bisnis yang kompetitif untuk pertumbuhan di masa depan," dari sumber LG Electronics sebagaimana dikutip The Korea Herald. Ke depan, LG akan berhenti memproduksi ponsel pada bulan Juni, tetapi akan mempertahankan aset teknologinya dan pengetahuan dari bisnis untuk bisnis inti unit ponsel. Hal tersebut meliputi telekomunikasi 6G, kamera seluler, dan perangkat lunak. Selain itu, LG akan melanjutkan bisnis di bidang
Samsung Siapkan Galaxy S21 dan Produk Barunya Hadapi Pandemi 2021
Roh Tae-moon, presiden bisnis seluler Samsung Electronics, membocorkan info Galaxy S21 akan meluncur pada Januari 2021. Satu bulan lebih awal dari kebiasaan perusaahan asal Negeri Ginseng itu. Hal tersebut diungkapnya pada Rabu, 16 Desember 2020 melalui sebuah blog yang dikutip oleh The Korea Herald. "Saya berharap untuk berbagi lebih banyak lagi di bulan Januari!" dalam postingannya yang berjudul "Samsung mendefinisikan pengalaman seluler satu ukuran untuk semua dengan teknologi yang dipersonalisasi, dibuat khusus untuk kehidupan di tahun 2021." Pengamat pasar mengatakan seri Galaxy S baru akan diluncurkan pada 14 Januari dan mulai dijual mulai 29 Januari. Roh juga mengisyaratkan akan mengadopsi Pena S stylus Samsung ke banyak perangkat Samsung Mobile. Selama ini, Pena S stylus identek dengan seri Samsung Galaxy Note. Baca Juga: MX Anywhere





