Advanced Micro Devices atau AMD sepakat membeli pesaingnya Xilinx Inc., dalam bentuk saham sebesar USD35 miliar atau sekitar Rp 513 triliun. Kesepakatan itu diumumkan pada Rabu, 28 Oktober 2020. Penggabungan dua perusahaan akan menghasilkan total 13.000 karyawan. Kesepakatan ini diharapkan akan rampung pada akhir 2021. Bagi AMD, langkah strategis ini dibuatnya sekaligus ingin menghadang Intel dan Nvidia di industri semikonduktor. "Akuisisi kami terhadap Xilinx menandai langkah kami untuk menjadi pemimpin industri komputasi berkinerja tinggi dan menjadi mitra perusahaan teknologi terbesar dan terpenting di dunia," kata Lisa Su, CEO AMD dikutip dari CNN. Baca Juga: Tantang Nvidia, AMD Rilis Radeon RX 6000 Series Menurut The New York Times, AMD berencana menggunakan akuisisi ini untuk memperluas bisnisnya menjadi chip untuk pasar komunikasi nirkabel 5G dan elektronik
