Bagi kebanyakan gamer, headset telah menjadi bagian dari rutinitas. Headset selalu menempel di kuping mereka setiap hari selama berjam-jam. Maka bagi mereka, pemilihan headset menjadi sangat penting. Tidak hanya soal kesehatan dan kenyamanan, tetapi juga bisa bergaya. Logitech G, brand Logitech yang menangani peralatan gaming, tampaknya memasukkan beberapa faktor itu di dalam risetnya. Sampai pada akhirnya, hari ini, secara resmi Logitech G meluncurkan Logitech G733 LIGHTSPEED Wireless Gaming Headset untuk pasar Indonesia. Sebelum diluncurkan, ONEtech mendapat kesempatan untuk mengambil foto Logitech G733 LIGHTSPEED Wireless Gaming Headset saat dipakai para KOL (Key Opinion Leader) bidang gaming. Total ada 9 orang KOL yang berkesempatan merasakan pengalaman pertama bermain game ditemani oleh G733 LIGHTSPEED Wireless Gaming Headset. Baca Juga: Logitech G102 LIGHTSYNC: Mouse Gaming 300an Ribu Nah pengen
Highlighted
Konferensi Video Lebih Mudah dengan Logitech Swytch
Kebutuhan akan konferensi video naik signifikan selama pandemi Covid-19 berlangsung. Setelah pandemi pun, ada kecenderungan orang bertahan untuk bekerja di rumah dengan memanfaatkan konferensi video. Oleh karena itu, alat pendukung seperti Logitech Swytch diperlukan. Laporan terbaru Digital 2020 July Global Statshot yang dikeluaran We Are Social dan Hootsuite, menunjukkan ada banyak orang memanfaatkan platform konferensi video. Lima platform teratas yang dipakai saat ini adalah Zoom, Google Meet, Microsoft Teams, Skype dan Cisco Webex. Saat ini saja, setidaknya dalam 1 hari di seluruh dunia ada 300 juta orang sedang berkonferensi video menggunakan Zoom dan 100 juta orang menggunakan Google Meet. Kemudian ada 75 orang memakai Microsoft Teams serta sekitar 40 juta orang memanfaatkan Skype. Sedangkan mereka yang memilih Cisco Webex ada 500 juta
Mengapa Huawei dari China Bisa Tumbangkan Samsung dan Apple?
Industri smartphone tergoncang oleh pandemi covid-19. Namun tidak dengan China. Di era new normal, ekonomi China melakukan rebound sangat hebat. Bahkan membuat smartphone Huawei untuk kali pertamanya menjadi yang terlaris di dunia. Catatan ini, membuat ponsel China mengalahkan dominasi Samsung dari Korea Selatan dan Apple dari Amerika Serikat. Hebatnya lagi, smartphone Huawei jadi yang terlaris dengan tanpa menjual satu pun unitnya di tanah Paman Sam. Kenapa mereka begitu digdaya, sekalipun covid-19 sedang mencekam di seluruh dunia? Jawabannya sangat sederhana, karena penduduk China sangat mencintai dan membeli produk mereka sendiri. Tidak hanya “makan” slogan yang sering kita dengar di Indonesia. Di sini kita tidak asing mendengar “Cintailah produk-produk Indonesia,” tetapi nyatanya???? Dari catatan Canalys, Huawei mengirimkan 55,8 juta smartphonenya, yang menjadikannya nomor sati di
Pandemi atau Gak, Rapat Online Tetap Pakai Logitech BCC950
Pandemi Covid-19 masih juga belum mau berhenti. Adaptasi terus dilakukan oleh manusia, salah satunya dengan melakukan konferensi video online. Terbukti, selama pandemi aktivitas ini naik signifikan. Peluang bagi vendor pendukung seperti Logitech® ConferenceCam BCC950. Hasil survei Juni 2020 yang dilakukan Populix, penggunaan aplikasi video conference naik 31.7%. Ada 32,6% responden mengaku tidak pernah melakukan video conference sebelum pandemi, tetapi ketika pandemi hanya 0,9% saja dari mereka yang tetap tidak punya pengalaman video conference secara online. Mereka memiliki beberapa kepentingan saat menggunakan video conference. Paling banyak adalah urusan pekerjaan (73%). Lalu kemudian untuk kepentingan pribadi (61,9%), webinar (38,9%), belajar online (33,6%), dan keperluan lain (1,8%). Sumber: Populix Sumber: Populix Ada banyak device bisa digunakan untuk video conference. Namun uniknya, mayoritas responden memilih menggunakan laptop, yakni 55%. Sisanya
Sukses di Laptop, AMD Ryzen 4000 Series Masuk ke PC Desktop
AMD Ryzen 4000 Series Mobile Processors terbilang sukses mengotaki banyak laptop. Kali ini, prosesor dengan kode ‘Renoir’ itu akan masuk ke jajaran PC desktop, baik yang kategori komersial maupun konsumer. “AMD berdedikasi untuk terus mendorong batasan daya pemrosesan dan performa grafis untuk memberikan pengalaman PC yang luar biasa bagi seluruh pelanggan, mulai dari pengguna PC mainstream, hingga gamer, streamer dan pengguna enterprise,” kata Saeid Moshkelani, senior vice president and general manager, client business unit, AMD pada press release yang diterima Rabu, 22 Juli 2020. AMD Ryzen 4000 Series Mobile Processors terbilang istimewa, karena tercatat sebagai prosesor mobile x86 pertama didunia dengan teknologi fabrikasi 7nm pada arsitektur core ‘Zen 2’ yang menghasilkan performa 2,5 kali lipat dari generasi sebelumnya. Kartu grafis yang sudah terintegrasi
Podcast Video Lahir, Akankah Ada Cita-cita Menjadi Podcaster?
Persaingan Youtube dan Spotify semakin terlihat jelas. Gerah dominasinya terusik, November 2019 lalu Youtube meluncurkan layanan streaming Youtube Music. Kini giliran Spotify yang dikenal dengan streaming audionya, hari ini melepas fitur podcast video. Tampaknya Spotify tidak rela jika podcaster-nya nyambi di lapak Youtube. Mereka punya basis pendengar di Spotify tetapi menampilkan videonya di Youtube sembari menjaring Google AdSense. Untuk itu, dengan layanan baru ini podcaster dapat menampilkan audio dan videonya dalam satu platform. Apakah ini juga berarti Spotify akan membidik layanan video sebagai tambang iklan barunya? Walau dalam hal ini pihak Spotify, sebagaimana diungkap dalam techcrunch.com, menolak menanggapi, tetapi isu monestasi akan berbau harum jika benar-benar ingin “mengikat” podcaster-nya. Layanan video podcast bisa dinikmati baik bagi pengguna gratis maupun berbayar, juga bisa di
Kita Bisa Enkripsi Data Sendiri Berkat AMD EPYC
Layanan cloud computing ke depan akan bergeser ke layanan pribadi. Untuk itu, data pribadi yang terenkripsi di cloud computing adalah kebutuhan mutlak. Gerak tren baru ini membuat AMD dan Google meluncurkan Confidential Virtual Machines (VMs). Confidential VMs, sekarang dalam versi beta, adalah produk pertama dalam portofolio Confidential Computing Google Cloud. Sebelumnya, Google Cloud mengenkripsi data saat at-rest dan in-transit. Tetapi, kolaborasi 2 perusahaan teknologi ini membuat pelanggan mampu mengenkripsi data mereka di dalam cloud saat sedang diproses, tidak hanya saat transit (real time encryption-in-use). Inilah terobosan teknologi yang membuka skenario komputasi yang sebelumnya tidak mungkin dilakukan. Misalnya memungkinkan terjadinya multi-party computation, yakni situasi di mana organisasi ingin berkolaborasi satu sama lain pada dataset pribadi, sambil melindungi kerahasiaan data. Terkait dengan akses data
Logitech Ultimate Ears Wonderboom 2: Speaker yang Bisa Dicuci
Melakukan aktifitas apapun pokoknya sambil mendengarkan musik dengan kuping disumpel earphone, atau mbudek. Tapi bagaimana kalau tetep mau denger musik saat berenang, wisata laut, atau becek-becekan? Semua tak jadi soal dengan perangkat Ultimate Ears Wonderboom 2. Ultimate Ears yang adalah anak perusahaan Logitech ini, berani mengklaim bahwa Ears Wonderboom 2 bisa menemani kita mendengarkan musik di kamar mandi, kolam renang, pantai, lapangan berlumpur, jongging atau naik sepeda sambil hujan-hujannya. Kalau kotor? Ya, tinggal dicuci saja. Simple! Hal tersebut dimungkinkan karena perangkat Logitech Ultimate Ears Wonderboom 2 telah memenuhi standar IPX7. Yang membuat produk ini waterproof, tahan terhadap air dan juga debu. Bahkan bisa mengapung saat menemani kita berenang dan bisa pula ditenggelamkan hingga kedalaman 1 meter selama maksimal 30 menit. Baca Juga: 5 Laptop AMD
AMD Ryzen Sokong Lenovo ThinkStation P620 untuk Pekerja Profesional
Hari ini AMD menggebrak dengan Prosesor AMD Ryzen Threadripper PRO terbaru. Andalan terbaru AMD ini mampu bekerja untuk mendukung para profesional di standar baru industri, sehingga cocok untuk para pekerja seni/ content creator, arsitek, insinyur, dan ilmuwan data. "Prosesor AMD Ryzen Threadripper PRO dibangun dengan tujuan untuk menetapkan standar baru industri performa komputasi workstation profesional," kata Saeid Moshkelani, Senior Vice President and General Manager, AMD Client Business Unit, di dalam rilis yang diterima pada Rabu, 15 Juli 2020. Kabar gembiranya, teknologi prosesor terkini dari AMD ini akan tersedia pada Lenovo ThinkStation P620. “Dengan memanfaatkan Prosesor AMD Threadripper PRO untuk workstation terbaru kami, ThinkStation P620, kami dapat memberi solusi cerdas bagi pengguna untuk menciptakan model yang kompleks, render image foto realistis atau menganalisa
Logitech G102 LIGHTSYNC: Mouse Gaming 300an Ribu
Esports sudah menjadi industri menjanjikan di Indonesia. Populasi yang besar membuat negara kita menjadi salah satu pasar game terbesar di Asia Tenggara. Hal ini turut mengangkat bisnis perlengkapan game. Melalui surveinya, Newzoo merilis pada 30 Desember 2019 bahwa nilai industri game di Indonesia mencapai Rp13 triliun. Populasi online di Indonesia saat ini sekurangnya ada 52,6 juta yang 34 juta di antaranya adalah gamers. Regional Asia Pasifik, yang di dalamnya ada Asia Tenggara, menjadi market gaming paling bernilai di 2019 melewati Eropa, Timur Tengah, Amerika Selatan dan Utara. Salah satu faktor pendukungnya adalah jumlah populasi di kawasan ini yang sangat besar. Situasi ini dibaca dengan baik oleh Logitech G, merek dari Logitech yang fokus pada teknologi gear gaming. Perusahaan memutuskan untuk mengeluarkan produk gaming yang ramah di kantong, mengingat besar dan beragamnya tingkat









