Maknala Group mengandalkan teknologi dari Nimbly untuk meningkatkan operasi mereka dengan digitalisasi. Produk dan layanan akan lebih prima untuk pelanggan. Maknala Group yang bernaung pada PT. Cahaya Pangan Indonesia adalah perusahaan makanan dan minuman yang didirikan pada tahun 2018. Mereka menyediakan masakan Sichuan China otentik. Baca Juga: Mari Awasi Pilkada Menggunakan Aplikasi Qlue Gerai miliknya yang populer adalah Shu Guo Yin Xiang di Jakarta, Bandung dan Surabaya, Shu Cuisine & Bar, You Ma You la, YMYL NoodleBar, Gourmet Mood, Tian Tian Seafood, dan Yuwan Noodle. Sejalan dengan rencana ekspansi yang agresif dari grup ini, perusahaan ingin mempertahankan sekaligus meningkatkan standar produk dan layanan yang tinggi. Untuk mencapainya, grup mencari penyedia solusi yang mumpuni untuk mendigitalkan dan mengotomatisasi operasi mereka. “Kami ingin memastikan konsistensi kepada
Tag: internet
Pandemi atau Gak, Rapat Online Tetap Pakai Logitech BCC950
Pandemi Covid-19 masih juga belum mau berhenti. Adaptasi terus dilakukan oleh manusia, salah satunya dengan melakukan konferensi video online. Terbukti, selama pandemi aktivitas ini naik signifikan. Peluang bagi vendor pendukung seperti Logitech® ConferenceCam BCC950. Hasil survei Juni 2020 yang dilakukan Populix, penggunaan aplikasi video conference naik 31.7%. Ada 32,6% responden mengaku tidak pernah melakukan video conference sebelum pandemi, tetapi ketika pandemi hanya 0,9% saja dari mereka yang tetap tidak punya pengalaman video conference secara online. Mereka memiliki beberapa kepentingan saat menggunakan video conference. Paling banyak adalah urusan pekerjaan (73%). Lalu kemudian untuk kepentingan pribadi (61,9%), webinar (38,9%), belajar online (33,6%), dan keperluan lain (1,8%). Sumber: Populix Sumber: Populix Ada banyak device bisa digunakan untuk video conference. Namun uniknya, mayoritas responden memilih menggunakan laptop, yakni 55%. Sisanya
Zoom Jadi Bukti Kita Punya Kecerdasan AQ Selain IQ dan EQ
Pandemi Covid-19 telah merubah kebiasaan hidup kita semua. Bahkan selepas pandemi ini akan muncul kenormalan baru (new normal). Satu hal yang diduga akan menjadi new normal adalah pemanfaatan rapat online melalui platform. Hal ini seiring dengan jumlah pengguna internet dan pengguna media sosial di seluruh dunia telah meningkat lebih dari 300 juta selama dua belas bulan terakhir. Berikut adalah data yang disajikan oleh We Are Social, Hootsuite dan Kepios serta GlobalWebIndex dalam tajuk “Coronavirus Multi-Market Study.” Saat ini, sekurangnya ada 4,57 miliar orang menggunakan internet, atau meningkat lebih dari 7 persen. Begitu pula dengan pengguna media sosial yang tumbuh pesat, naik lebih dari 8 persen sejak April 2019 hingga mencapai 3,81 miliar. Peningkatan konsumsi internet dan media sosial tak lepas dari kebijakan karantina di seluruh dunia sebagai dampak


