Teknologi artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan yang dimiliki AMD menjadi pendukung utama dalam sistem smart parking yang dimiliki Sun Singapore. Sun Singapore adalah penyedia solusi smart parking terbesar di Singapura. Solusi smart parking dengan AI ini ditenagai oleh perangkat AMD Zynq UltraScale+ MPSoC yang khusus dirancang AMD untuk menangani tugas-tugas komputasi yang kompleks dan intensif, misalnya inferensi AI. Baca Juga: Kebutuhan Semikonduktor Untuk Mobil Tinggi, Bagaimana Peluang Indonesia? Sistem smart parking berbasis AI ini terdiri dari perangkat keras edge AI EdgeAI Box X7 dari PlanetSpark yang membenamkan AMD Zynq UltraScale+ MPSoC berbasis FPGA (Field-Programmable Gate Array). Sun Singapore juga menggandeng Aupera Technologies untuk membantu merancang dan mengembangkan firmware FPGA dan solusi visi AI untuk pembacaan pelat nomor yang akurat. Alhasil, sistem smart parking
Highlighted
PeoplesHR dan Soltius Hadirkan Solusi HR untuk Industri Kompleks
PeoplesHR menjalin kemitraan dengan PT Soltius Indonesia menyediakan solusi HR end-to-end bagi bisnis di Indonesia. Khususnya bisnis yang memiliki proses HR kompleks di berbagai industri, mencakup manufaktur, perhotelan, ritel, perbankan, farmasi, kesehatan, dan sektor pemerintah. PeoplesHR adalah penyedia solusi HR global dengan pengalaman lebih dari 20 tahun. “Soltius adalah mitra implementasi yang kuat pilihan bagi PeoplesHR. Kolaborasi ini menandai tonggak penting dalam misi kami untuk menyediakan solusi HR premium di Indonesia, pasar kunci bagi bisnis kami,” kata Sampath Jayasundara, CEO PeoplesHR. Baca Juga: Proyektor ViewSonic X2000B-4K Yang Bikin Mager Di Rumah Sedangkan PT Soltius Indonesia dikenal sebagai perusahaan layanan TI Indonesia yang juga merupakan mitra Platinum SAP. “Bermitra dengan PeoplesHR memungkinkan kami untuk menyediakan solusi HR yang komprehensif kepada klien kami di Indonesia,
Computex 2024: Adu Pesona CEO AMD dan Nvidia dalam Memimpin Inovasi AI
Computex 2024 menjadi ajang pembuktian AMD dan Nvidia sebagai produsen semikonduktor AI terbesar di dunia. Terlebih AI menjadi game changer di dunia bisnis. Tema yang diangkat pada pameran komputer terbesar di dunia itu pun sejalan dengan tren AI, yakni “Connecting AI.” Computex digelar di Taiwan, 4-7 Juni 2024 dengan mengundang lebih dari 1.500 peserta dari seluruh dunia. Baca Juga: Peluang Pelaku UMKM Manfaatkan AMD EPYC 4004 Series Produk AMD dan Nvidia paling dinantikan dalam gelaran tersebut. Keduanya menjadi pemain kunci di tengah booming AI. Baik CEO AMD Lisa Su maupun CEP Nvidia Jensen Huang, mereka menyusun peta jalan perusahaan mereka untuk generasi semikonduktor AI saat tampil di Computex 2024. Nvidia dan AMD terkenal dengan unit pemrosesan grafis (GPU) yang mendukung pusat data AI
Peluang Pelaku UMKM Manfaatkan AMD EPYC 4004 Series
Advanced Micro Devices (AMD) memperluas jangkuan layanannya melalui AMD EPYC 4004 series. Melalui produk terbaru ini, AMD ingin menjangkau pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan mempertahankan kualitas enterprise. Umum kita ketahui, sebagian besar pelaku UMKM ingin mengembangkan usahanya dengan mengadopsi teknologi. Namun, ada banyak kendala. Satu di antaranya adalah soal biaya. Kiranya, AMD bisa memberi solusi melalui AMD EPYC 4004 series. Baca Juga: AMD EPYC Generasi Keempat Hadir Di Indonesia “Dengan teknologi yang sama yang mendukung data center paling menuntut di dunia, prosesor AMD EPYC 4004 Series menawarkan biaya akuisisi yang optimal untuk pelanggan di usaha kecil dan menengah yang ingin mendorong hasil bisnis yang lebih baik,” kata ucap John Morris, corporate vice president, Enterprise and HPC Business Group, AMD dalam
Intel Setia Bayangi AMD di Sektor Superkomputer
Frontier resmi menyandang predikat superkomputer tercepat di dunia versi TOP500. Ada peran besar AMD di baliknya. Namun, kompetitor lain terus membayangi. Ada Intel dan NVIDIA. Superkomputer atau high performance computing (HPC) merupakan jenis komputer yang memiliki kemampuan pemrosesan yang sangat tinggi. Komputer ini dirancang untuk menyelesaikan tugas-tugas yang membutuhkan daya komputasi yang sangat besar. Mereka dirancang khusus untuk melakukan pemodelan kompleks, simulasi, analisis data besar, dan tugas komputasi intensif lainnya. Baca Juga: AMD EPYC 7003 Series Bakal Menyokong Kinerja NSCC, Supercomputer Terkencang Di Singapura Dalam ajang ISC High Performance 2024, Frontier kembali dikukuhkan sebagai yang tercepat karena punya skor High-Performance Linpack (HPL) sebesar 1,2 exaflops berdasarkan daftar Top500 terbaru. Frontier dirancang oleh institusi prestise Oak Ridge National Laboratory (ORNL) yang disponsori oleh
NVIDIA Perluas Layanan Kesehatan Digital
NVIDIA di ajang GTC 2024 meluncurkan lebih dari dua lusin layanan mikro baru yang memungkinkan perusahaan layanan kesehatan di seluruh dunia memanfaatkan kemajuan terbaru dalam AI generatif dari mana saja dan di cloud mana pun. Rangkaian baru layanan mikro layanan kesehatan NVIDIA mencakup model dan alur kerja NIM AI yang dioptimalkan dengan API standar industri, atau antarmuka pemrograman aplikasi, yang berfungsi sebagai landasan untuk membuat dan menerapkan aplikasi cloud-native. Mereka menawarkan pencitraan tingkat lanjut, pengenalan bahasa dan ucapan alami, serta pembuatan, prediksi, dan simulasi biologi digital. Baca Juga: Tingkatkan Fitur Chip Game, Nvidia Pakai AI Selain itu, perangkat dan alat pengembangan perangkat lunak yang dipercepat, termasuk Parabricks, MONAI, NeMo, Riva, dan Metropolis, kini dapat diakses sebagai layanan mikro CUDA-X untuk mempercepat alur kerja
Aplikasi AI Menjamur, Sejauh Mana AMD dengan Ryzen Pro Berbicara?
AMD Ryzen Pro dengan seri 'Hawk Point' 8040 diperluas penggunaannya ke pengguna laptop dan workstation komersial. Sekaligus menawarkan model APU Ryzen 8000 'Phoenix' untuk PC desktop komersial. Dari rilis yang diterima oleh ONEtech.id AMD memperkenalkan Ryzen Pro 8040 dan Ryzen Pro 8000. Kedua seri prosesor sama-sama dibekali dengan neural processing unit (NPU) XNDA untuk pengolahan AI secara lokal di perangkat dan menyasar kalangan bisnis, tapi di kategori berbeda, yakni desktop dan laptop. Baca Juga: Masuk Ke Pendidikan, AMD Makin Fokus Garap Komputasi AI Ryzen PRO 8040 Series diklaim sebagai prosesor x86 tercanggih yang dibuat untuk laptop bisnis dan workstation mobile. Sementara untuk yang kedua, AMD Ryzen PRO 8000 Series, ditahbiskan sebagai prosesor desktop berkemampuan AI pertama untuk pengguna bisnis. Kedua jajaran prosesor
Keyboard Ringkas Ada Banyak, Ini Kelebihan Logitech G Pro X 60
Logitech mengumumkan Pro X 60 Lightspeed, sebuah keyboard gaming nirkabel dalam format 60 persen lebih ringkas. Namun tidak meninggalkan inovasi teknologi. Dengan desain 60%, dimensinya hanya 290mm x 103mm x 39mm. Bentuk yang kompak tanpa mengorbankan fungsi sama sekali. Para gamers makin fleksibel dalam bermain. Bermain game semakin mengasyikkan. Baca Juga: Logitech G Luncurkan Keyboard Dan Mouse Gaming Hasil Kolaborasi Atlet ESport Pro X 60 Lightspeed berada di bawah Logitech G yang fokus pada produk peralatan game. Sudah tersedia di pasar Indonesia sejak 9 April 2024. Ada 3 pilihan warna: hitam, putih, dan pink. Untuk harganya ada di kisaran Rp2.899.000. Harga Pro X 60 Lightspeed sangat bersaing juga dibandingkan dengan pendahulunya Logitech G PRO X TKL Lightspeed. Fitur yang disematkan kepada mereka banyak yang
Masuk ke Pendidikan, AMD Makin Fokus Garap Komputasi AI
Seiring dengan kemajuan teknologi yang sangat pesat, tuntutan aplikasi dan beban kerja modern juga meningkat. Hal ini membuat artificial intelligence (AI) dan machine learning (ML) menjadi teknologi yang paling banyak dibicarakan di seluruh dunia. Walau tidak sama, tapi AI dan ML tidak terpisah. AI mencakup ML dalam setiap kinerjanya. Banyak perusahaan berlomba mengaplikasikan inovasi ini untuk membangun mesin dan aplikasi cerdas. AI dan ML berpadu untuk membantu manusia dalam menghemat waktu, tenaga, dan biaya. Mereka bisa mengambil alih semua pekerjaan yang dilakukan secara berulang. Baca Juga: AMD Ryzen 8000G Dan Kartu Grafis Radeon RX 7600 XT Resmi Meramaikan Pasar Indonesia Itulah mengapa, banyak pabrikan PC di dunia berani mengucurkan banyak dana investasi untuk mengembangkan AI. Padahal, beberapa tahun belakangan, bisnis PC sedang turun.
Nextgen Group dan Claroty Sepakat Perangi Ancaman Siber di Indonesia
Dunia siber mungkin semakin canggih dan memudahkan kita beraktivitas. Namun, ancaman siber harus diwaspadai karena begitu nyata. Maka perlu langkah konkret untuk membentengi dari serangan siber yang makin masif dan canggih. Menurut Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber CISSReC Pratama Persadha, di tahun 2024 akan banyak serangan siber yang dihadapi Indonesia. Salah satu yang patut diperhitungkan adalah serangan ransomware yang lebih canggih. Serangan ini diperkirakan memiliki teknik dan taktik yang lebih canggih, termasuk penggunaan teknologi kecerdasan buatan serta enkripsi yang lebih kuat. Baca Juga: ViBiCloud, CYFIRMA, Dan NEXTGEN Indonesia Perkuat Keamanan Siber Di Indonesia Selain itu juga perlu waspada serangan APT (Advanced Persistent Threat). APT menyasar sektor-sektor kritis, pemerintahan, dan bisnis-bisnis besar. Tujuan dari serangan ini adalah spionase dan pencurian data sensitif. Ancaman lain yang









