Perusahaan chip asal Amerika Serikat, Advanced Micro Devices (AMD), bersama startup kecerdasan buatan asal Korea Selatan, Upstage, resmi memperluas kerja sama strategis mereka.
Kolaborasi ini bertujuan mempercepat pengembangan teknologi AI generasi terbaru sekaligus mendukung ambisi Korea Selatan dalam membangun AI mandiri (sovereign AI).
Baca Juga: Naver Cloud dan AMD Kembangkan Infrastruktur AI Generasi Baru
Pengumuman ini muncul setelah pertemuan di Seoul antara CEO Upstage, Sung Kim, dan CEO AMD, Lisa Su. Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas langkah-langkah konkret untuk memperluas kerja sama dalam mendorong inovasi AI. Sebenarnya, hubungan kedua perusahaan sudah terjalin sejak tahun lalu, ketika AMD ikut berinvestasi dalam pendanaan Upstage.
“Dipadukan dengan infrastruktur domestik, kolaborasi ini sebagai langkah menjadikan Korea sebagai negara kompetitif dalam AI global,” ujar Sung Kim, dalam keterangan tertulis tertanggal 18 Maret 2026.
“Upstage berada di garis depan inovasi AI di Korea, membangun model bahasa dan mesin AI canggih yang melayani perusahaan, pemerintah, dan industri yang teregulasi,” tambah Lisa Su.
Baca Juga: AMD dan Samsung Bergandeng Tangan Membangun Teknologi AI
Dalam kerja sama terbaru ini, Upstage akan mulai menggunakan GPU (kartu grafis) canggih dari AMD, yaitu Instinct MI355, secara bertahap selama satu tahun ke depan. Teknologi ini akan dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan AI mereka, khususnya dalam pengembangan model bahasa besar (LLM)—yaitu sistem AI yang mampu memahami dan menghasilkan teks seperti manusia—serta untuk memperkuat mesin pemrosesan dokumen berbasis AI.
Penggunaan teknologi ini juga akan mendukung pembangunan model AI nasional Korea, yang menjadi bagian dari proyek pemerintah. Upstage sendiri telah lolos ke tahap kedua proyek tersebut, bersama perusahaan besar seperti SK Telecom dan LG AI Research.
Melalui kolaborasi ini, AMD dan Upstage ingin memperkuat ekosistem AI dalam negeri Korea sekaligus mengurangi ketergantungan pada teknologi asing. Menurut Sung Kim, kombinasi teknologi global dari AMD dengan infrastruktur lokal Korea dapat menjadi fondasi kuat agar negaranya mampu bersaing di tingkat global dalam bidang AI.
Baca Juga: AMD Jadikan PC Sebagai Mitra Cerdas di Ajang MWC 2026
Di sisi lain, Lisa Su menilai Upstage sebagai mitra strategis yang tepat karena berada di garis depan inovasi AI di Korea. Ia menjelaskan bahwa kerja sama ini menggabungkan kekuatan GPU AMD dan teknologi software terbuka dengan keahlian Upstage, sehingga dapat menghasilkan sistem AI yang lebih cepat, efisien, dan terbuka.
Namun, di balik ambisi besar ini, ada tantangan penting yang harus dihadapi, yaitu ketersediaan chip. Sung Kim menekankan bahwa pengembangan AI sangat bergantung pada pasokan chip yang cukup dan terjangkau. Ia bahkan meminta AMD untuk meningkatkan investasinya di Korea, mempercepat distribusi GPU, serta memastikan harga tetap kompetitif agar tidak terjadi monopoli di pasar.
Baca Juga: AMD dan Meta Perluas Kemitraan Strategis untuk Infrastruktur AI
Menurutnya, kebutuhan chip untuk AI sangat besar dan akan terus meningkat. Oleh karena itu, upaya untuk mendapatkan chip berkualitas dengan harga yang terjangkau menjadi hal yang sangat krusial.
Kerja sama ini juga merupakan bagian dari langkah besar AMD untuk memperkuat posisinya di Korea Selatan. Dalam kunjungannya, Lisa Su juga bertemu dengan sejumlah tokoh penting industri teknologi, seperti Young Hyun Jun, Vice Chairman & CEO Samsung Electronics dan Choi Soo-yeon, CEO Naver.
Foto: Korea JoongAng Daily