You are here
Home > Highlighted > Pemuda.ai Hadirkan Kemandirian Teknologi Hasil Kolaborasi Prominence dan Onno Center

Pemuda.ai Hadirkan Kemandirian Teknologi Hasil Kolaborasi Prominence dan Onno Center

Facebooktwitterrssyoutubeby feather

Pemuda.ai hadir sebagai lapisan pengelolaan dan penghubung ekosistem AI di Indonesia, satu langkah menuju kemandirian teknologi.

PT Kencana Satu Nuswapada (Prominence) soft launching Pemuda.ai, sebuah platform yang dirancang untuk memudahkan developer, perusahaan, sektor publik, dan pemerintah dalam memanfaatkan berbagai layanan kecerdasan artifisial (AI).

Edi Sugianto, Director & Founder Prominence, mengatakan Pemuda.ai dikembangkan untuk mempertemukan kebutuhan dunia usaha dengan gerakan kemandirian teknologi. “Melalui soft launching Pemuda.ai dan layanan Token-as-a-Service, kami hadir untuk dapat menjawab kebutuhan developer serta enterprise dalam pengelolaan ekosistem AI secara efisien di Indonesia.”

Baca Juga: AMD Tantang NVIDIA dan Intel di Teknologi Agentic AI

Peluncuran tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman secara simbolis antara Prominence dan Onno Center, pusat pengembangan dan literasi teknologi yang dimotori pakar teknologi informasi nasional Onno W. Purbo. Inisiatif ini juga mendapat dukungan dari tokoh telekomunikasi nasional Rudolf Nainggolan.

Dengan menggandeng Onno Center, Prominence sebagai digital hub teknologi nasional, bisa menjadi motor penggerak untuk mengembangkan berbagai use case dan inovasi AI yang aplikatif bagi Indonesia.

Sementara itu, Onno W. Purbo, Founder Onno Center, menilai inisiatif tersebut sejalan dengan upaya mendorong kemandirian teknologi terbuka di Indonesia. “Pemuda.ai memberikan akses dan tata kelola token yang sangat dibutuhkan oleh komunitas dan industri di Indonesia.”

Di bawah ekosistem Prominence, Pemuda.ai menawarkan konsep Token-as-a-Service (TaaS). Sederhananya, layanan ini membantu pengguna mengelola penggunaan token AI—satuan yang digunakan model AI untuk memproses teks—secara lebih teratur, sehingga pemakaian dan biaya dapat dipantau dengan lebih mudah.

Baca Juga: Ryzen AI 400 Series, Buat Laptop AI Makin Cepat dan Pintar

Di sinilah kita bisa melihat, bahwa Pemuda.ai membuka jalan bagi pembangunan ekosistem yang lebih lengkap. Pemuda.ai tidak hanya merencanakan AI Token FinOps yang sudah tersedia, tetapi segera akan menyediakan local cloud infra dan local IT dev services. Kalau tiga lapisan tersebut benar-benar berkembang, maka arahnya menjadi lebih jelas: Model AI → Token Management → Cloud/Compute → Developer → Aplikasi → Pengguna. Ini lebih mendekati konsep ekosistem AI nasional, bukan sekadar aplikasi AI.

Kolaborasi Prominence dengan Founder Onno Center tidak hanya diarahkan pada penyediaan layanan teknologi, tetapi juga mencakup peluang kerja sama dalam riset, edukasi, dan pengembangan solusi AI yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan industri.

Dari sisi penggunaan, Pemuda.ai dirancang agar dapat digunakan tanpa perubahan besar pada sistem yang sudah dimiliki developer. Pengguna cukup mendapatkan API key, mengarahkan integrasi ke endpoint Pemuda.ai, kemudian memilih model AI yang dibutuhkan. Pemakaian selanjutnya dapat dipantau melalui dashboard secara real-time.

Baca Juga: Raksasa Teknologi Bersatu Kembangkan Koneksi Optik untuk Sistem AI Masa Depan

Dukungan terhadap pengembangan Pemuda.ai juga disampaikan Rudolf Nainggolan, tokoh telekomunikasi nasional. Menurutnya, dunia telekomunikasi dan enterprise Indonesia perlu bergerak cepat menghadapi era AI. “Platform seperti Pemuda.ai yang didukung ekosistem Prominence akan menjadi fondasi yang sangat kuat bagi kemandirian dan penguatan digital nasional.”

Membangun Ekosistem AI

Dalam laman resminya, Pemuda.ai menjelaskan bahwa platform tersebut berfungsi sebagai satu gateway untuk berbagai model AI. Pengguna dapat mengakses model seperti Claude, GPT, dan DeepSeek melalui satu API key dan satu dashboard, tanpa harus mengelola integrasi secara terpisah untuk setiap penyedia.

Konsep ini ditujukan untuk menjawab persoalan yang sering dihadapi developer dan perusahaan ketika menggunakan berbagai layanan AI sekaligus. Pemuda.ai menyediakan satu dashboard untuk memantau penggunaan, kuota, dan tagihan, sementara pengguna juga dapat berganti model AI tanpa harus mengubah keseluruhan integrasi.

Pemuda.ai menyebut layanan tersebut dapat memberikan penghematan hingga 25 persen dibandingkan harga resmi penyedia, dengan model harga berbasis volume gabungan pengguna. Platform ini juga mengklaim memiliki 17 model AI aktif di gateway serta target ketersediaan layanan (uptime) 99,9 persen.

Baca Juga: AMD dan Meta Perluas Kemitraan Strategis untuk Infrastruktur AI

Kehadiran Pemuda.ai berlangsung di tengah meningkatnya kebutuhan Indonesia untuk membangun ekosistem AI yang inovatif sekaligus aman, etis, inklusif, dan bertanggung jawab. Penguatan infrastruktur, talenta digital, riset, tata kelola data, serta pemanfaatan AI di berbagai sektor menjadi bagian penting dalam pengembangan ekosistem AI nasional.

Pemuda.ai selanjutnya dijadwalkan memasuki tahap Grand Launching pada 28 Oktober 2026, bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda. Momentum tersebut diharapkan menjadi langkah lebih besar untuk memperluas kolaborasi dan mendorong pemanfaatan AI yang semakin aplikatif dan relevan bagi kebutuhan Indonesia.

*Foto cover hasil olah AI

Facebooktwitterpinterestmailby feather
Agung Setiawan
Otak-atik, membaca, menulis dan membagikan seputar teknologi.
http://www.onetech.id

Leave a Reply

Top