Mobil semakin canggih. Chip atau semikonduktor menjadi kebutuhan strategis di seluruh dunia. AMD hadir dengan SoC adaptif Versal AI Edge XA dan prosesor Ryzen Embedded V2000A Series. Chip terbaru untuk mobil kekinian.
Kehadiran AMD di jeroan mobil makin masif saat mereka akuisisi Xilinx hampir dua tahun lalu. “Portofolio otomotif AMD kami yang berkembang dan sangat terdiversifikasi, menghadirkan peluang signifikan untuk melayani pasar dengan pertumbuhan tinggi,” kata Salil Raje, senior vice president and general manager, Adaptive and Embedded Computing Group, AMD.
Pernyataan Raje ini disampaikan secara tertulis pada Kamis, 4 Januari 2024. Kedua semikonduktor teranyar ini diperkenalkan di tengah gelaran Consumer Technology Association, 9-12 Januari 2024 di Las Vegas, Amerika Serikat.
Baca Juga: Samsung SDI Siap Produksi Baterai Baru Untuk Pasar Mobil Listrik Eropa
Versal AI Edge XA memberikan dukungan infotainment, keselamatan pengemudi tingkat lanjut, dan mengemudi otonom. SoC adaptif Versal AI Edge XA memberikan dukungan pada kamera depan, pemantauan dalam kabin, LiDAR, radar 4D, tampilan sekeliling, parkir otomatis dan mengemudi otonom.
Sedangkan prosesor Ryzen Embedded V2000A Series ada di balik konsol infotainment hingga cluster digital dan tampilan penumpang. Prosesor ini memungkinkan kita memindahkan hiburan di rumah yang kini bisa dinikmati di dalam kendaraan.
Fungsi utama semikonduktor diterapkan di mobil adalah untuk mengontrol arus listrik. Makin canggih mobil, makin memerlukan jaringan listrik yang kompleks. Tak heran jika mobil sering disebut sebagai komputer berjalan.

Lihatlah bagaimana tampilan head-up, alat bantu mengemudi otonom, sensor, integrasi ponsel dan komunikasi, dan elemen performa tinggi di mesinnya. Semuanya terjadi karena semikonduktor.
Elektrifikasi kendaraan – Semikonduktor telah memungkinkan penggantian sistem manual dengan sistem listrik. Elektrifikasi pada sistem-sistem utama memberikan manfaat seperti peningkatan efisiensi kendaraan, pengurangan emisi karbon, dan meminimalkan ketergantungan minyak.
Terlebih, semikonduktor adalah kunci masa depan industri kendaraan listrik (EV). Semikonduktor membantu mengendalikan powertrain dan baterai. Semikonduktor juga digunakan pada berbagai layar sentuh yang dipasang di dasbor pengemudi dan di belakang kursi penumpang. Bahkan, alat super kecil menjadi otak saat mobil berjalan tanpa pengemudi.
Baca Juga: AMD Ryzen PRO 7040 Series Meluncur Untuk Topang Kinerja AI
Strategisnya semikonduktor ditegaskan oleh James Hodgson, research director, ABI Research. “Jumlah pengiriman kendaraan yang sangat otomatis* setiap tahunnya akan tumbuh pada CAGR sebesar 41 persen antara tahun 2024 dan 2030, menandakan peluang pertumbuhan yang sehat bagi pemasok SoC heterogen dengan komputasi AI yang kuat dan efisien, termasuk AMD Versal AI Edge XA .”
AMD memamerkan beragam solusi otomotifnya bersama dengan mitra ekosistem. Demonstrasinya meliputi: In-Vehicle Experiences, Deteksi Objek Multi-sensor Real-time yang Dioptimalkan AI, Parkir Otomatis, Ekspansi Layar, LiDAR, Tampilan Sekitar 3D, Pemantauan Pengemudi, dan banyak lagi. Mitra ekosistem otomotif yang berpartisipasi meliputi: BlackBerry, Cognata, ECARX, Hesai, Luxoft, QNX, QT, Robosense, SEYOND, Tanway, Visteon dan XYLON.
“Dengan prosesor Ryzen Embedded V2000A Series, ECARX berharap dapat memperluas kemampuan solusi kokpit digital generasi berikutnya untuk kendaraan yang ditentukan software pada tahun 2024 dan seterusnya.” kata Peter Cirino, Chief Operating Officer, ECARX.
Sumber Foto: Freepik