You are here
Home > Highlighted > Tahun Depan AMD EPYC Verano Dukung Memori LPDDR5X SOCAMM2

Tahun Depan AMD EPYC Verano Dukung Memori LPDDR5X SOCAMM2

Facebooktwitterrssyoutubeby feather

AMD mendukung memori LPDDR5X SOCAMM2 melalui CPU server AMD EPYC generasi ke-enam dengan nama kode “Verano” yang dijadwalkan tersedia pada tahun 2027.

Seiring pesatnya perkembangan dunia digital, pusat data (data center) kini menjadi tulang punggung berbagai layanan modern, mulai dari kecerdasan buatan (AI), komputasi awan, hingga analisis data dalam skala besar.

Di balik semua itu, memori atau RAM memegang peran yang semakin krusial karena menentukan seberapa cepat dan efisien sebuah server dapat bekerja. Kebutuhan akan performa yang tinggi terus meningkat, namun di sisi lain, konsumsi energi juga menjadi tantangan besar karena berdampak langsung pada biaya operasional dan keberlanjutan lingkungan.

Baca Juga: Performa OCI Terbaru Meningkat Berkat AMD EPYC Generasi Kelima

Selama ini, server umumnya menggunakan memori berbasis DDR5 yang sudah terbukti andal, stabil, dan memiliki kapasitas besar. Namun, teknologi ini masih tergolong boros energi dan membutuhkan ruang fisik yang cukup besar. Dalam upaya menjawab tantangan efisiensi, industri mulai melirik teknologi alternatif yang sebelumnya banyak digunakan pada perangkat mobile, yaitu LPDDR5X. Memori ini dikenal lebih hemat daya karena bekerja dengan tegangan lebih rendah, tetapi tetap mampu memberikan kecepatan tinggi dalam memproses data.

Awalnya, LPDDR5X kurang cocok untuk server karena biasanya dipasang permanen (disolder) pada perangkat, sehingga sulit untuk diganti atau ditingkatkan. Namun, kehadiran standar baru bernama SOCAMM2 mengubah hal tersebut. Dengan pendekatan ini, LPDDR5X dapat digunakan dalam bentuk modul yang bisa dipasang dan dilepas layaknya RAM server pada umumnya. Artinya, teknologi hemat energi ini kini dapat diadopsi di lingkungan data center tanpa mengorbankan fleksibilitas dan kemudahan perawatan.

Baca Juga: Peluang Pelaku UMKM Manfaatkan AMD EPYC 4004 Series

Keunggulan utama LPDDR5X terletak pada efisiensi energinya. Dalam skala besar seperti data center, penghematan daya sekecil apa pun dapat berdampak signifikan terhadap biaya listrik dan kebutuhan pendinginan. Selain itu, memori ini juga menawarkan bandwidth tinggi, yang memungkinkan transfer data lebih cepat antara prosesor dan memori. Hal ini sangat penting untuk beban kerja modern seperti AI, analitik real-time, dan layanan digital berskala besar. Kombinasi antara hemat energi dan kecepatan tinggi menjadikan LPDDR5X unggul dalam hal performa per watt, sebuah metrik yang semakin penting dalam industri teknologi saat ini.

Dari sisi desain, modul SOCAMM2 juga membawa keuntungan tersendiri. Ukurannya yang lebih kecil memungkinkan server dirancang lebih ringkas dan padat, sehingga lebih banyak unit dapat ditempatkan dalam satu rak. Selain itu, desain pemasangan yang mendukung aliran udara lebih baik turut membantu mengurangi panas, yang pada akhirnya menyederhanakan sistem pendinginan dan menekan biaya infrastruktur.

Baca Juga: AMD EPYC Generasi Keempat Hadir di Indonesia

Meski demikian, teknologi ini masih memiliki tantangan, terutama dalam hal keandalan atau yang dikenal dengan RAS (Reliability, Availability, and Serviceability). Dibandingkan dengan memori server tradisional yang sudah matang dan dirancang untuk beroperasi tanpa henti, LPDDR5X masih terus dikembangkan agar mampu menyamai standar tersebut.

Meski belum sepenuhnya menggantikan peran memori DDR5, LPDDR5X SOCAMM2 mulai mendapat perhatian serius dari berbagai pelaku industri. Perusahaan seperti Micron Technology, Samsung, dan SK hynix telah mengembangkan produk berbasis teknologi ini untuk menjawab kebutuhan server generasi berikutnya.

Di sisi lain, AMD juga berencana menghadirkan dukungan LPDDR5X SOCAMM2 pada prosesor server generasi mendatang mereka, yang ditargetkan rilis sekitar tahun 2027. Langkah ini menunjukkan bahwa masa depan server kemungkinan akan menggabungkan berbagai jenis memori, disesuaikan dengan kebutuhan antara efisiensi energi, performa, dan keandalan.

Baca Juga: Beban SAP – Google Cloud Jadi Enteng Berkat AMD EPYC

Pada akhirnya, kehadiran LPDDR5X SOCAMM2 membuka peluang baru dalam membangun data center yang lebih efisien, hemat energi, dan tetap bertenaga. Di tengah meningkatnya kebutuhan komputasi global, inovasi seperti ini menjadi kunci untuk memastikan bahwa teknologi dapat terus berkembang tanpa membebani sumber daya secara berlebihan.

Foto: futurecdn.net

Facebooktwitterpinterestmailby feather
Agung Setiawan
Otak-atik, membaca, menulis dan membagikan seputar teknologi.
http://www.onetech.id

Leave a Reply

Top