Pandemi Covid-19 belum selesai. Pola kerja jarak jauh atau work from home (WFH) semakin menjadi normal. Maka perusahaan perlu adaptasi dengan menyediakan infrastrutur yang mendukung. “Di era digital saat ini, solusi berbasis cloud menjadi salah satu pendorong bagi perusahaan dalam memberikan akses bagi karyawannya untuk bekerja dari jarak jauh, terutama untuk staff pemantau infrastruktur TI,” kata Alfonsus Bram, CEO PT Awan Integrasi Sandidata atau kerap disebut ViBiCloud. Untuk itu, lanjut Bram, pihaknya memperkenalkan solusi manajemen platform multi-cloud dan lokal baru sebagai bagian dari solusi penawaran hybrid berbasiskan Microsoft Azure Arc. Solusi cloud ini, merupakan cara terbaik untuk mengurangi biaya operasional perusahaan. Namun, beragam platform yang dimiliki sebuah perusahaan bisa menjadi tantangan tersendiri bagi para staf TI. "Azure Arc bisa menjadi jawabannya perusahaan dengan keragaman solusi
Tag: WorkFromHome
AMD EPYC Hadirkan Solusi Bagi Perusahaan yang Terapkan WFH
Banyak di antara kita sudah menjalani 8 bulan kerja di rumah atau work from home (WFH). Di masa ini, perusahaan yang mengandalkan akses terhadap file server secara tradisional mengalami kendala. Mau tidak mau, system kantor mengikuti new normal untuk mendukung remote working. Hal tersebut disadari oleh Dan McNamara, Senior Vice President and General Manager, Server Business Unit, AMD. Menurutnya, saat ini ada banyak pimpinan yang membawahi teknologi informasi berada pada situasi sulit. “Karena semakin banyak karyawan dalam situasi 'bekerja dari mana saja', mereka harus memikirkan kembali operasi data center dan memindahkannya ke lingkungan yang lebih digital dan modern yang dapat memberikan keamanan, performa, dan keahlian yang diperlukan untuk mendukung bisnis mereka,” katanya pada rilis yang diterima 19 Oktober 2020. Di Indonesia, setidaknya dua perusahaan bidang
Dynabook Indikasikan Pasar Laptop di Indonesia Menggiurkan dan Cocok untuk WFH
Produsen laptop Toshiba yang telah berganti baju menjadi Dynabook kembali masuk Indonesia. Setelah memutuskan berhenti produksi dan kembali tahun lalu, di 2020 ini Dynabook berencana hadir melalui Satellite Pro L40-G. Senjata andalan penerus Portégé X30 dan Tecra X40 ini terletak di jeroannya. Ada CPU Intel generasi 10 dan kartu grafis NVIDIA GeForce MX250. Paduan keduanya, ditambah kapasitas memori sebesar 2GB GDDR5, memampukan pengguna melakukan aktivitas multitasking yang berat. Entah buat editing foto, video, serta kebutuhan video conference calls. “Semua perangkat kami dirancang dengan menyesuaikan perubahan konsumen dalam bekerja dan Satellite Pro L40-G adalah perangkat yang dapat memenuhi semua kebutuhan para pekerja untuk tetap produktif sepanjang hari,” kata Wong Wai Meng, General Manager, Product Strategy for Mobile Computing Solutions, Devices & IoT, Dynabook Singapura dalam rilisnya. Tampilan fitur Laptop Dynabook Satellite


