Pilkada akan dimulai 9 Desember 2020. Untuk mengawal pesta demokrasi di tengah pandemi ini, aplikasi Qlue melakukan kolaborasi dengan Pilkada Watch. Harapannya, Pilkada dapat berlangsung aman, bersih, dan tetap sehat. Rama Raditya, Founder dan CEO Qlue, menyebut kolaborasi ini tidak bisa dihindarkan. Pandemi Covid-19 memaksa kita semua untuk beradaptasi dengan menerapkan teknologi. Termasuk dalam pelaksanaan Pilkada yang akan berlangsung di 270 daerah dan melibatkan sekitar 105 juta pemilih. Teknologi memungkinkan pelaksanaan Pilkada dapat berjalan dengan semestinya di tengah upaya tetap menjaga jarak dan setia pada protokol Kesehatan. Qlue dan Pilkada Watch menyediakan platform pelaporan bagi relawannya dan masyarakat umum untuk melaporkan dugaan pelanggaran yang terjadi saat penyelenggaraan Pilkada tahun ini. Hal tersebut bisa terwujud karena teknologi AI dan IoT dari Qlue diformuliasikan dengan
