Perkembangan kecerdasan buatan (AI) yang kian pesat mendorong kebutuhan akan sistem komputasi berskala besar. Kini, sistem AI tidak lagi berjalan pada satu mesin, melainkan pada cluster raksasa yang terdiri dari ribuan hingga jutaan chip yang saling terhubung. Tantangannya, semakin besar sistem tersebut, semakin kompleks pula cara menghubungkannya agar tetap cepat dan efisien. Selama ini, koneksi antar komponen dalam satu sistem AI masih banyak mengandalkan kabel tembaga. Namun, teknologi ini mulai mendekati batasnya, terutama dalam hal kecepatan transfer data dan efisiensi energi. Untuk menjawab tantangan ini, industri mulai beralih ke koneksi optik berbasis cahaya (fiber optik), yang sebelumnya sudah digunakan untuk menghubungkan antar sistem (scale-out) dan kini diproyeksikan akan digunakan juga di dalam sistem (scale-up). Baca Juga: AMD Jadikan PC Sebagai Mitra Cerdas
Tag: openai
Kolaborasi OpenAI dan Cerebras Bernilai Rp160 Triliun
OpenAI, perusahaan di balik ChatGPT, menandatangani kesepakatan besar dengan pembuat chip Cerebras, pesaing Nvidia di pasar chip AI. Dalam kesepakatan tersebut, OpenAI akan membeli hingga 750 megawatt daya komputasi selama tiga tahun ke depan. Nilai kontrak ini diperkirakan melebihi US$10 miliar, atau sekitar Rp160 triliun, menurut sumber yang mengetahui kesepakatan tersebut. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat layanan AI OpenAI sekaligus menjaga keunggulannya dalam persaingan teknologi kecerdasan buatan (AI). Baca Juga: CEO AMD Bicara Ancaman AI untuk Tenaga Kerja di CES 2026 Sistem komputasi buatan Cerebras akan digunakan untuk menjalankan ChatGPT dan produk AI OpenAI lainnya. Ini menjadi bagian dari rangkaian investasi besar OpenAI dalam membangun infrastruktur AI berkapasitas tinggi. CEO Cerebras, Andrew Feldman, mengatakan kerja sama ini bermula pada Agustus tahun lalu, ketika Cerebras
AMD Gandeng OpenAI untuk Tantang Nvidia di Pasar AI
AMD capai kesepakatan dengan OpenAI. Tidak hanya saling memperkuat inovasi teknologi tetapi memberi cuan tidak sedikit. Kesepakatan strategis ini diperkirakan akan menghasilkan pendapatan lebih dari $100 miliar bagi pemasok GPU tersebut dalam periode lima tahun. Lebih lanjut, kemitraan bernilai miliaran dolar ini akan memungkinkan OpenAI untuk mengakuisisi 10% saham AMD. Baca Juga: Kolaborasi Red Hat dan AMD Perkuat Seluruh Cloud Hybrid “Kemitraan kami dengan OpenAI diharapkan menghasilkan pendapatan puluhan miliar dolar bagi AMD sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur AI OpenAI. Perjanjian ini menciptakan keselarasan strategis dan nilai pemegang saham yang signifikan bagi AMD dan OpenAI, serta diharapkan akan sangat meningkatkan laba per saham non-GAAP AMD,” kata Jean Hu, EVP, CFO and treasurer AMD, dalam rilis, Selasa, 7 Oktober 2025. OpenAI berkomitmen untuk membeli 6 gigawatt


