Indonesia kedatangan merek ponsel pintar baru, INOI. Dengan jargon born in Europe, made for you tampaknya mereka siap unjuk gigi.
Pasar ponsel pintar di Indonesia memang menjanjikan. Data pada awal 2023, menunjukkan sekitar 354 juta koneksi seluler aktif di Indonesia, melebihi total populasi yang mencapai 276,4 juta jiwa. Hal ini menunjukkan bahwa banyak individu menggunakan lebih dari satu perangkat. Sedangkan dari sisi sistem operasi, Android masih merajai dengan 89,49% sampai Maret 2025.
Baca Juga: Nokia Lumia Menolak Mati, Kini Bisa Bongkar Pasang
Di tingkat global, INOI punya 3 andalan ponsel pintar yang diterjunkan, yakni seri A35 Adventure, A55 Spectre 5G, dan A75 Elegance yang siap dijajal konsumen sejak Januari 2025 lalu. “Model-model baru ini benar-benar menekankan filosofi merek kami dalam menggabungkan fungsionalitas dengan fitur desain yang khas. Contoh utamanya adalah peluncuran tombol daya berwarna ungu khas kami, yang juga berfungsi ganda sebagai sensor sidik jari,” kata Per Ekman, Chief Commercial Officer INOI.
Di akhir April 2025, INOI resmi masuk ke Indonesia. Dari 3 model terbaru tersebut, A55 Spectre 5G tidak turut diboyong. Menurut Firman Anugrah dari Inoi Indonesia, pihaknya membawa 3 produk dengan target pasar untuk mereka yang mencari ponsel pintar dengan kemampuan andal namun bersahabat di dompet.
“HP ini bukan sekadar alat komunikasi, tapi jadi teman produktivitas dan hiburan, dari mulai game, konten TikTok, sampai jualan online, semuanya bisa dijalankan mulus,” tuturnya.

INOI pertama yang siap meluncur adalah A35 Adventure yang mempunyai RAM 4 GB dan prosesor octa core 1,6 GHz dengan dukungan penyimpanan 128 GB. Dari sisi kamera, spesifikasinya 50 MP. Layarnya punya bentang 6,56 inci. Ponsel ini dibanderol Rp1.299.000.
INOI A75 Elegance masuk dengan 2 varian. Ada versi 6 GB/256 GB dan 8 GB/512 GB. Keduanya dibekali Mediatek Helio G99, baterai 5.000 mAh, fast charging 33 Watt, NFC, dan kamera 50 MP AI. Untuk harga, INOI A75 Elegance 6 GB/ 256 GB dijual Rp2.299.000 dan INOI A75 Elegance 8 GB/512 GB harganya Rp2.899.000.
INOI hadir dengan layanan unik, yakni memberikan garansi service internasional 777 hari yang disertai dengan alasan untuk membeli HP Inoi. Garansi berlaku untuk produk bermerek INOI yang dibeli dari pengecer resmi.
Dari sisi harga yang ditawarkan, INOI tampaknya ingin mengganggu pemain baru di pasar ponsel pintar, yakni Transsion. Walaupun baru, posisi Transsion mendapat perhatian lebih. Data dari IDC mengungkap market share nya di tahun 2023 cuman 5,4%, di bawah Oppo (1) dan Samsung (2), namun naik 279,4% menjadi 16,1% di kuartal pertama 2024. Walau posisinya tidak beranjak, namun di akhir 2024, Transsion berhasil membuatnya bercokol di posisi pertama dengan market share 18,3%.
Baca Juga: Yang Baru dan Harga Seri Logitech Seri MX Terbaru
Transsion adalah induk untuk produk Infinix, iTel, dan Tecno. Mereka bergerilya di kelas smartphone ultra low-end dengan banderol harga kurang dari USD200 atau di bawah Rp3,3 juta. Capaian Transsion positif untuk pertumbuhan ekonomi nasional di bidang ponsel pintar, karena, menurut IDC, pasar ponsel pintar di Tanah Air tercatat tumbuh 15,5 persen di tahun 2024 dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikkan volume pengiriman (shipment) ponsel pintar mencapai hampir 40 juta unit sepanjang 2024.
Sekadar informasi, laporan IDC menyebut pasar ponsel pintar di kelas mid-range yang harganya Rp3,2 juta hingga Rp9,8 juta turut tumbuh 24,9 persen YoY, dengan Oppo memimpin segmen tersebut. Sementara untuk ponsel pintar di kelas high-range atau lebih dari Rp9,8 juta mengalami penurunan signifikan sebesar 9,2 persen YoY. Salah satu penyebabnya adalah pelarangan iPhone 16 di Indonesia yang berlangsung mulai kuartal IV-2024.
Ada hal menarik dari laporan IDC, yakni pertumbuhan market share ponsel pintar 5G yang signifikan mencapai 8,7 persen dengan Samsung sebagai pemimpin pasar. Peningkatan ini didorong oleh peluncuran model baru dan penawaran 5G yang semakin terjangkau pada tahun 2024, berada di kisaran Rp7 juta.
Baca Juga: Saat Hasil Foto Sony Xperia 1 V Dibandingkan dengan Iphone dan Samsung
Sayangnya, INOI tidak percaya diri untuk menggandeng A55 Spectre 5G ke Indonesia. Mungkin masih ada sungkan untuk berhadapan melawan Samsung di kelas ponsel pintar 5G sekalipun pasarnya menjanjikan. Jika masuk, A55 Spectre 5G dilengkapi kamea AI 50MP yang mendukung perekaman video 4K pada 60FPS. Sebuah spesifikasi yang memastikan pembuatan konten berkualitas tinggi untuk para kreator digital.
Sebagai sebuah brang, INOI lahir tahun 2016. Pada tahun 2018, INOI untuk kali pertama meluncurkan ponsel pintarnya. Saat ini, mereka mengklaim telah menjual lebih dari 10 juta devices di seluruh dunia. Selain di Indonesia, INOI hadir di 41 negara, berkantor pusat di Dubai, UEA, dengan pusat pemasaran dan desainnya di Nice, Prancis.